
PAREPARE, AK77NEWS.COM – Dalam semangat mempererat kebersamaan dan nilai keikhlasan yang menjadi ruh Hari Raya Idul Adha, Kemenkeu Satu Parepare sukses menggelar kegiatan pemotongan hewan qurban pada Senin (9/6/2025) di halaman Kantor Pelayanan Pratama Bea dan Cukai (KPPBC) Jalan Mangga, Parepare.
Kegiatan tahunan ini mengalami peningkatan partisipasi dibanding tahun sebelumnya. Sebanyak 41 shohibul qurban berpartisipasi tahun ini, sehingga panitia memotong enam ekor sapi, naik dari empat ekor pada 2024. Antusiasme ini menunjukkan semakin menguatnya semangat gotong royong di lingkungan Kemenkeu Satu Parepare.
Ketua Panitia Qurban, Helmy Afrul, yang juga menjabat sebagai Kepala KPP Pratama Parepare, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama solid antar panitia dan dukungan penuh dari pimpinan unit.
“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan shohibul qurban yang telah bekerja keras mempersiapkan prosesi ini, serta kepada Kepala KPPBC selaku tuan rumah atas totalitas dukungannya,” ujar Helmy.
Sehari setelah penyembelihan, Selasa (10/6/2025), Helmy memimpin pembacaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Panitia Qurban di hadapan pejabat administrator dan panitia. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa semua target kegiatan tercapai, termasuk distribusi daging qurban kepada warga sekitar kantor.
“Alhamdulillah, kita berhasil mempertahankan capaian enam ekor sapi. Meski waktu persiapan sempit, panitia tetap solid dan mampu menyelesaikan tugas dengan baik,” ungkap Helmy.
Ia juga mengapresiasi inisiatif Kepala KPPBC yang membuat program tabungan qurban tahunan bagi pegawai. Menurutnya, program tersebut layak direplikasi di seluruh unit Kemenkeu Satu.
Senada dengan Helmy, Kepala KPKNL Parepare, Rofiq Hamdani Yusuf, menyarankan agar pembentukan panitia dan pendataan peserta dilakukan sejak dini. Hal ini dinilai penting untuk memperkirakan jumlah hewan yang dikurbankan dan kupon daging yang akan disebar ke masyarakat.
“Jika pendataan dilakukan lebih awal, jumlah kupon bisa ditingkatkan dan distribusi ke warga sekitar bisa lebih merata,” tegas Rofiq.
Sementara itu, Kepala KPPN Parepare, Ferryal Resque, yang tidak dapat hadir langsung dalam prosesi penyembelihan, mengungkapkan rasa bangganya melalui pantauan di grup WhatsApp.
“Meskipun saya tidak hadir secara fisik, melihat postingan di grup WA, saya rasa persiapannya matang dan panitia sangat profesional,” ujar Ferryal.
Daging qurban yang terkumpul didistribusikan ke masyarakat sekitar sebagai wujud komitmen sosial Kemenkeu Satu dalam membangun hubungan harmonis dengan warga.
Kegiatan ini bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga memperkuat ikatan kekeluargaan di antara pegawai serta mempertegas peran Kemenkeu Satu Parepare dalam menyebarkan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
(*/red-AK77)