NEWS
Beranda / NEWS / PLN Indonesia Power UBP Barru Teken MoU Pemanfaatan FABA dengan Camat se-Kabupaten Barru

PLN Indonesia Power UBP Barru Teken MoU Pemanfaatan FABA dengan Camat se-Kabupaten Barru

AK77NEWS.COM-Bertempat di Ruang Rapat Phinisi Gedung Administrasi PLTU Barru, acara ini menjadi tonggak penting sinergi antara industri dan pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan limbah non-B3 sebagai material alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Manager Unit PT PLN Indonesia Power UBP Barru, Ahmad Burhani.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan limbah FABA yang aman dan bernilai guna.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin mendorong pemanfaatan FABA untuk pembangunan infrastruktur desa, seperti paving block, batako, hingga bahan urugan jalan. Ini bagian dari upaya mendukung ekonomi sirkular dan memperkuat ketahanan lingkungan,” ujar Burhani.

Penandatanganan MoU secara simbolis dilakukan oleh empat camat yang hadir, yakni:

Lazismu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dusun Banga Bangae, Desa Ana Banua

Hj. A. Hilmanida, S.STP, M.Si (Camat Barru)

Andi Maya Novitasari, S.STP, M.Si (Camat Balusu)

Syamsu Alam, S.IP, M.Si (Camat Mallusetasi)

Hidayatuddin, S.IP, M.H (Camat Soppeng Riaja)

Keempatnya menyatakan komitmen mendukung pemanfaatan FABA di wilayah masing-masing sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan.

Kelompok Tani To Nepo Gelar Tudang Sipulung Bersama Agrotech Corn Indonesia, Perkuat Kolaborasi untuk Petani Sejahtera

Acara dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari Asisten Manager K3L, Rahmat Kamaruddin, yang menjelaskan potensi FABA sebagai material konstruksi alternatif yang efisien, tahan lama, dan telah memenuhi ketentuan regulasi.

Kegiatan ditutup dengan sesi penandatanganan resmi dan foto bersama sebagai simbol sinergi antara PLN dan pemerintah kecamatan dalam mewujudkan pembangunan hijau yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Barru.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *