BARRU AK77NEWS.COM — Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barru, Herman Jaya, S.Pi., menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat pesisir dan nelayan di Kabupaten Barru melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Apresiasi tersebut disampaikan Herman Jaya saat memberikan sambutan dalam Sosialisasi Rencana Pekerjaan
Pembangunan KNMP Tahun 2026 yang digelar di Pantai Ujung Batu, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Herman, perhatian KKP terhadap Kabupaten Barru semakin besar dengan bertambahnya empat titik KNMP pada tahap ketiga. Dengan demikian, Kabupaten Barru kini memiliki lima titik KNMP yang tersebar di sejumlah wilayah pesisir.
Lima titik tersebut masing-masing berada di Tanete Rilau, Sumpang Binangae Kecamatan Barru, Takkalasi Kecamatan Balusu, Desa Siddo Kecamatan Soppeng Riaja, serta wilayah Mallusetasi.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada KKP atas perhatian yang begitu besar kepada Kabupaten Barru. Dengan tambahan empat titik pada tahap ketiga ini, kita kini memiliki lima titik KNMP. Ini tentu merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat yang patut kita syukuri,” ujar Herman.
Di hadapan delegasi KKP pusat yang hadir dalam kegiatan tersebut, Herman berharap program KNMP tidak berhenti sampai pada tahap pembangunan saat ini, tetapi dapat terus berlanjut dan menjangkau kawasan pesisir lainnya di Kabupaten Barru.
Ia menyebut, Kabupaten Barru memiliki garis pantai sekitar 78 kilometer. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya potensi kelautan dan perikanan sekaligus masih banyaknya masyarakat pesisir yang membutuhkan dukungan pemerintah.
“Kita masih memiliki wilayah pesisir yang cukup panjang dan masyarakat nelayan yang membutuhkan perhatian. Karena itu, kami berharap program seperti ini dapat terus dilanjutkan,” katanya.
Herman juga menekankan pentingnya memastikan pembangunan KNMP benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, fasilitas yang dibangun tidak harus berjumlah banyak, tetapi harus memiliki manfaat nyata bagi nelayan.
“Lebih baik fasilitasnya terbatas tetapi benar-benar dibutuhkan dan dimanfaatkan nelayan daripada banyak fasilitas tetapi tidak menjawab kebutuhan mereka. Orientasinya harus pada peningkatan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan nelayan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Herman turut menyoroti ketidakhadiran Kepala Dinas maupun Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Barru dalam kegiatan yang menghadirkan delegasi KKP pusat tersebut.
Menurutnya, kehadiran pimpinan perangkat daerah sangat penting dalam momentum strategis seperti sosialisasi pembangunan KNMP. Selain memperkuat koordinasi, kesempatan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan secara langsung berbagai potensi, kebutuhan serta aspirasi sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Barru.
“Minimal Kepala Dinas atau Sekretaris Dinas hadir. Apalagi ada pihak KKP pusat. Momentum seperti ini penting untuk menyampaikan langsung potensi, kebutuhan dan aspirasi sektor perikanan Kabupaten Barru,” ujarnya.
Sebagai bagian dari DPRD Kabupaten Barru, khususnya Komisi II, Herman memastikan pihaknya akan terus memberikan dukungan sekaligus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program KNMP.
Ia berharap seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana, berkualitas dan tepat sasaran. Lebih dari itu, fasilitas yang nantinya tersedia di setiap titik KNMP diharapkan mampu menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
“Ukuran keberhasilan KNMP bukan sekadar berapa banyak bangunan atau fasilitas yang kita dapatkan, tetapi sejauh mana program ini mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan,” pungkas Herman.
Dengan hadirnya lima titik KNMP, Herman berharap Kabupaten Barru semakin mampu mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat pesisir melalui program pembangunan yang berkelanjutan dan tepat kebutuhan.

Komentar