Beranda / Pemerintahan / PENAS XVII Hari Kedua: Rombongan Barru Maksimalkan Lima Temu Wicara Pertanian dan Perikanan

PENAS XVII Hari Kedua: Rombongan Barru Maksimalkan Lima Temu Wicara Pertanian dan Perikanan


GORONTALO, AK77NEWS.COM – Rombongan Kabupaten Barru yang mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo memanfaatkan hari kedua kegiatan dengan mengikuti lima agenda temu wicara yang berlangsung secara bersamaan, Ahad (21/6/2026).


Lima temu wicara tersebut masing-masing diselenggarakan oleh PERHIPTANI, ABSENINDO, PPPSI, Forum Komunikasi P4S (FK P4S), dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI). Untuk memastikan seluruh materi dapat diikuti, peserta asal Barru membagi tugas sesuai bidang dan kompetensi masing-masing.


Sebelum mengikuti kegiatan, seluruh rombongan terlebih dahulu mengikuti briefing yang dipimpin Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M., selaku Ketua Rombongan PENAS XVIII Barru. Briefing diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan arahan terkait teknis pelaksanaan kegiatan, pembagian tugas, serta motivasi kepada seluruh peserta.


Ir. Ahmad menegaskan bahwa keikutsertaan Barru dalam PENAS XVII harus dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana belajar dan bertukar pengalaman dengan petani serta nelayan dari berbagai daerah di Indonesia.


“Kehadiran kita di PENAS ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik. Sesuai arahan Ibu Bupati, sepulang dari sini harus ada ilmu, pengalaman, dan informasi baru yang dapat diterapkan untuk kemajuan daerah,” ujar Ir. Ahmad

.
Sejak pukul 07.00 WITA hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, peserta terlihat antusias mengikuti berbagai sesi diskusi. Mereka aktif mencatat materi, berdialog dengan narasumber, serta menggali informasi mengenai teknologi budidaya, peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan petani dan nelayan, hingga strategi mendukung ketahanan pangan nasional.


Menurut Ir. Ahmad, PENAS bukan hanya menjadi ajang pertemuan nasional bagi petani dan nelayan, tetapi juga wadah transfer ilmu pengetahuan, inovasi, dan penguatan jejaring yang sangat penting untuk mendukung pembangunan sektor pertanian dan perikanan di daerah.


Salah satu Peserta Penasehat dari Barru berharap berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PENAS XVIII dapat diterapkan di Kabupaten Barru guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, mendorong produktivitas sektor pertanian dan perikanan, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.


PENAS XVII di Gorontalo sendiri menjadi ajang silaturahmi, pertukaran pengalaman, dan penguatan kolaborasi petani serta nelayan terbesar di Indonesia yang diikuti ribuan peserta dari berbagai provinsi.


(Redaksi)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *