Herdiman Tabi pada Pemerintahan
18 Jun 2026 22:23 - 3 menit reading

Dari Ketua DPRD Sulsel hingga Bupati Barru, Andi Ina Konsisten Dorong Kebangkitan Kopi Gattareng


BARRU, AK77NEWS.COM – Komitmen Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dalam mendorong pengembangan sektor pertanian kembali terlihat melalui upayanya membangkitkan komoditas kopi di Desa Gattareng, Kecamatan Pujananting. Perjuangan tersebut bahkan telah dimulai sejak dirinya menjabat Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.


Kini, hasil dari perjuangan itu mulai dirasakan masyarakat. Bantuan bibit kopi yang diperjuangkan Andi Ina beberapa tahun lalu telah tumbuh subur dan sebagian sudah memasuki masa produksi.


Salah seorang petani kopi muda Gattareng, Andi Maskur Abdullah Ruki, mengungkapkan bahwa tanaman kopi bantuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang diperjuangkan Andi Ina kini mulai memberikan hasil yang menjanjikan.


“Tanaman kopi yang berumur sekitar tiga tahun tumbuh dengan baik dan sebagian sudah memasuki masa panen. Ini merupakan bantuan yang diperjuangkan Ibu Andi Ina saat masih menjabat Ketua DPRD Sulsel,” ujarnya.


Desa Gattareng yang berada pada ketinggian sekitar 800 hingga 1.200 meter di atas permukaan laut memiliki kondisi geografis yang sangat mendukung pengembangan kopi, khususnya jenis Arabika. Selain itu, sebagian petani juga membudidayakan kopi Robusta yang hasilnya tidak kalah menjanjikan.


Menurut Maskur, kopi sebenarnya bukan tanaman baru bagi masyarakat Gattareng. Sejak akhir 1990-an warga telah menanam kopi, namun pengembangannya sempat mengalami berbagai kendala. Saat ini, dengan dukungan pemerintah dan meningkatnya minat masyarakat, kopi kembali menjadi salah satu komoditas andalan yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi desa.


Prospek tersebut semakin terlihat dari keberhasilan sejumlah petani yang mampu menghasilkan panen dalam jumlah besar. Bahkan, salah satu petani di Dusun Bendrong disebut berhasil memanen hingga dua ton kopi dari kebunnya.


Untuk memperkuat pengembangan komoditas tersebut, enam kelompok tani dari enam dusun di Desa Gattareng kini berhimpun dalam wadah KOGABA (Kopi Gattareng Barru). Nama itu diberikan langsung oleh Bupati Barru sebagai simbol semangat baru dalam membangun identitas dan kekuatan kopi lokal Barru.


Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengatakan pengembangan kopi Gattareng merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi wilayah pegunungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Barru memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang sangat besar. Kopi Gattareng adalah salah satu komoditas unggulan yang harus kita dorong bersama. Kami ingin masyarakat luas mengetahui bahwa Barru bukan hanya daerah transit, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” kata Andi Ina.


Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barru akan terus memberikan dukungan melalui penguatan kelembagaan kelompok tani, pendampingan teknis, hingga bantuan bibit guna memperluas areal tanam kopi di wilayah tersebut.


“Kami ingin Kopi Gattareng menjadi kebanggaan Barru. Potensinya sangat besar, kualitasnya baik, dan yang terpenting mampu membuka lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya generasi muda di pedesaan,” tambahnya.


Saat ini, masih terdapat sekitar 200 hektare lahan potensial yang dapat dikembangkan menjadi kawasan perkebunan kopi. Dengan dukungan pemerintah, kelompok tani, dan semangat petani muda, Gattareng diyakini berpeluang menjadi salah satu sentra kopi unggulan di Sulawesi Selatan.


Kebangkitan Kopi Gattareng menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi baru yang menjanjikan bagi masa depan Kabupaten Barru.