Herdiman Tabi pada Pemerintahan
20 Jun 2026 21:19 - 3 menit reading

Wabup Barru: Sekolah Rakyat Ubah Anak Biasa Jadi Luar Biasa, Cetak Pemimpin Masa Depan

BARRU, AK77NEWS.COM – Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang menghadiri Open House 1 Tahun Sekolah Rakyat Terpadu SRT 65 Kabupaten Barru di Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja, Sabtu 20/6/2026.

Dalam sambutannya, Abustan mengapresiasi orang tua yang mempercayakan anaknya di Sekolah Rakyat. Ia menyebut siswa SR adalah anak-anak pilihan yang mendapat perhatian khusus pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup lewat pendidikan.

Tujuan sekolah ini adalah mengubah hidup yang biasa-biasa menjadi hidup yang luar biasa. Anak-anak kita ini kelak harus menjadi orang hebat, menjadi pemimpin, pengusaha, bahkan tidak menutup kemungkinan menjadi bupati, kapolres, atau presiden,” ujar Abustan.

Wabup menegaskan pendidikan adalah instrumen paling efektif memutus rantai kemiskinan. Berdasarkan pengalaman dan kajiannya, pendidikan jadi faktor utama yang mampu mengubah kondisi sosial ekonomi keluarga.

Yang paling kuat untuk mengubah masyarakat miskin menjadi tidak miskin adalah pendidikan. Karena itu, kesempatan yang diperoleh anak-anak di SR ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Ia mengajak kepala desa, sekolah, dan pemangku kepentingan aktif menyebarluaskan informasi SR. Saat ini jumlah peserta didik SR Barru mencapai sekitar 270 orang untuk jenjang yang berjalan dan yang baru dibuka. Pemkab berharap kuota itu dimanfaatkan maksimal.

Abustan juga menekankan kedisiplinan sebagai kunci keberhasilan. “Guru itu digugu dan ditiru. Ilmunya digugu, perilakunya ditiru. Karena itu, kedisiplinan harus dimulai dari kepala sekolah dan guru agar menjadi contoh bagi peserta didik,” pesannya.

Wabup mengapresiasi fasilitas dan dukungan untuk siswa SR mulai dari seragam hingga kebutuhan belajar. Menurutnya itu bukti keseriusan pemerintah mencetak generasi unggul yang siap bersaing.

Mengakhiri sambutan, Abustan mendoakan siswa SR menjadi generasi yang mengubah nasib diri, mengangkat derajat keluarga, dan membanggakan Barru.

Kepala SRT 65 Barru Haris, S.Pd., M.Pd. menjelaskan SR hadir untuk siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem desil 1 dan desil 2. Open House serentak se-Indonesia digelar untuk memperkenalkan tujuan, program, dan manfaat sekolah.

Sekolah Rakyat berbeda dengan sekolah reguler karena secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.

Haris memaparkan pembangunan kampus permanen SR di Lawallu ditarget rampung Juli 2026. Kampus dibangun standar nasional dengan air bersih, listrik, dan fasilitas penunjang lengkap. SR juga program prioritas nasional yang diawasi kementerian dan aparat penegak hukum agar tata kelola anggaran transparan dan akuntabel.

Untuk operasional ke depan, Haris berharap dukungan Pemkab Barru melalui Disdikbud, khususnya pemenuhan tenaga pendidik menjelang pindah ke kampus permanen.

Turut hadir perwakilan Forkopimda Barru, Kepala Kemenag Barru, Sekretaris Disdikbud Barru, Camat Tanete Riaja, Plh Kepala Puskesmas Ralla, Koordinator BPP Tanete Riaja, Ketua Panitia Open House, orang tua/wali siswa, tenaga pendidik, dan undangan lainnya.

Mau sekalian aku bikinin judul alternatif 3 opsi yang lebih “punch” buat thumbnail medsos?