NEWS
Beranda / NEWS / Peduli Warga Terdampak El Nino 2026, PMI Barru Salurkan Air Bersih Gandeng Perumdam Tirta Wae Sai

Peduli Warga Terdampak El Nino 2026, PMI Barru Salurkan Air Bersih Gandeng Perumdam Tirta Wae Sai


BARRU AK77NEWS.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barru menggelar Operasi Kemanusiaan Penanggulangan Kekeringan sebagai respons terhadap dampak fenomena El Nino 2026 yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah. Operasi ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang mengalami kesulitan akses air.


Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari PMI Pusat dan PMI Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya bersama dalam mengurangi dampak perubahan iklim terhadap masyarakat.


Ketua PMI Kabupaten Barru, Ir. Muhammad Yulianto Badwi, mengatakan bahwa penyediaan air bersih menjadi prioritas utama dalam operasi kemanusiaan tersebut. Selain mendistribusikan air bersih, PMI juga memberikan edukasi melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) agar masyarakat memahami langkah-langkah menghadapi kondisi kekeringan.


“Kami hadir untuk masyarakat. Saat ini prioritas kami adalah distribusi air bersih dan edukasi KIE kepada warga agar mampu menghadapi dan meminimalkan dampak kekeringan,” ujar Yulianto, Sabtu (1/8/2026).


Untuk memastikan distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran, PMI Kabupaten Barru bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sebagai penyedia pasokan air bersih.
Operasi di lapangan dikoordinasikan oleh Muh. Askar selaku Koordinator Lapangan. PMI juga membuka layanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih melalui nomor 0852-5436-3888.

Lazismu Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Dusun Banga Bangae, Desa Ana Banua


PMI Kabupaten Barru mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau, sekaligus memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong dalam menghadapi dampak El Nino 2026.
Menurut PMI, kolaborasi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat menjadi kunci agar kebutuhan dasar warga, khususnya akses terhadap air bersih, tetap terpenuhi selama periode kekeringan berlangsung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *