Herdiman Tabi pada Uncategorized
2 Jun 2021 19:32 - 4 menit reading

Bupati Barru dan Forkopimda Ikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila Secara Virtual

AK77NEWS.COM, BARRU– Bupati Ir. H. Suardi Saleh, Wakil Bupati, Aska Mappe, Sekda Abustan, AB bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkolimda) kabupaten Barru mengikuti upacara peringatan hari Lahirnya Pancasila secara virtual di Barru Smart Information Centre (BASIC), lantai II Kantor Bupati Barru, Selasa, 1/6/2021.

Ditingkat Nasional, Peringatan Hari Pancasila 1 Juni 2021 digelar di halaman Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (1/6/2021).

Presiden RI, Jokowi yang bertindak sebagai inspektur upacara secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor dan pengucapan Pancasila dibacakan Ketua MPR RI Bambang Susatyo dan Undang-Undang Dasar dibacakan  oleh Ketua DPR RI Puang Maharani.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, Peringatan Hari Kelahiran  Pancasila tahun  ini,  dilaksanakan  di tengah  pandemi  Covid-19  yang  menguji daya  juang  sebagai  bangsa,  menguji  pengorbanan,  menguji  kedisiplinan  dan  kepatuhan,  serta menguji ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang  cepat  dan  tepat. 

“Dalam menghadapi semua ujian tersebut, kita bersyukur bahwa  Pancasila tetap menjadi bintang  penjuru untuk menggerakkan kita  semua,” ujarnya.

Jokowi berharap kepada masyarakat menggerakkan  persatuan dalam mengatasi  semua tantangan.  Menggerakkan  rasa  kepedulian  untuk saling  berbagi.  Sekaligus  memperkokoh persaudaraan dan kegotong-royongan, untuk meringankan  beban seluruh anak negeri. Serta menumbuhkan daya juang dalam  mengatasi setiap kesulitan dan tantangan dihadapi.

Lebih lanjut dikatakannya, Nilai-nilai luhur  Pancasila  harus dihadirkan secara nyata dalam kehidupan, Pancasila kata Jokowi, harus terus menjadi nilai yang  hidup dan bekerja dalam  kehidupan,  menjadi nilai yang  bekerja dalam kebijakan  dan  keputusan pemerintah, serta menjadi nilai yang hidup terus  bergelora dalam semangat    rakyat Indonesia. 

“Tidak  henti-hentinya, saya mengajak  seluruh penyelenggara negara dari pusat sampai daerah untuk terus meneguhkan keperpihakan kita  kepada  masyarakat  yang  sedang  menghadapi kesulitan.  Kita  harus  melayani  masyarakat  tanpa membeda-bedakan kelompok, ras dan agama. Kita harus memenuhi  kewajiban kita,  yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia”, tegasnya.

Jokowi juga mengajak seluruh elemen bangsa di manapun berada, dari Sabang sampai  Merauke,  dari  Miangas sampai  Pulau  Rote, untuk terus  memperkokoh tali persatuan  dan  persaudaraan.  “Mari kita saling membantu, saling  menolong, dan  selalu bergotongroyong.  Kita  harus  selalu  optimis  bahwa  bangsa kita adalah bangsa  pemenang dalam menghadapi  setiap tantangan yang  menghadang,” katanya.

“Kekurangan dan kelemahan  tidak menghalangi kita untuk  terus maju. Kekurangan dan  kelemahan harus  sama-sama kita perbaiki.  Kita jadikan momentum  perubahan untuk memicu  lompatan kemajuan,  agar kita  menjadi bangsa yang kuat dan  mandiri, bangsa yang  berdiri di atas kaki sendiri,” kata mantan Wali Kota Solo itu.

Dia menambahkan, Tantangan  yang di hadapi  tidaklah  mudah.  Tahun ini atau bahkan tahun depan,  situasi yang sulit masih akan dihadapi.  Situasi  yang  memerlukan daya juang sebagai  bangsa,  yang memerlukan kerja keras agar mampu melewati  masa sulit itu. 

“Kita tidak sendirian, ada  215  negara di dunia berada dalam kondisi kesulitan seperti kita.  Tetapi, kita juga harus menyadari  bahwa semua negara tengah  berlomba-lomba untuk menjadi pemenang dalam pengendalian  virus, maupun  menjadi  pemenang dalam pemulihan ekonomi,” ungkapnya.

Sebagai  bangsa  yang  besar, lanjut Jokowi  juga  harus  tampil sebagai  pemenang, optimis, dan harus mampu menciptakan peluang di  tengah  kesulitan, serta harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata.  Di tengah pandemi  Covid-19 Jokowi meminta untuk  tidak  berhenti berkreasi,  berinovasi  dan  berprestasi. 

“Mari kita  buktikan ketangguhan  kita. Mari kita menangkan masa depan kita. Mari kita wujudkan cita-cita luhur  para pendiri bangsa  kita, dan sebagai  saudara  se-Bangsa  dan se-Tanah Air, mari kita perkokoh  persatuan.  Mari  kita  peduli  dan berbagi  untuk  sesama.  Mari  kita  tunjukkan  bahwa  kita adalah  bangsa  yang  kuat,  bukan  hanya  mampu menghadapi  tantangan.  Tetapi  menjadi  bangsa  yang memanfaatkan kesulitan menjadi lompatan kemajuan,” pungkasnya.