BARRU AK77NEWS.COM -Tradisi budaya Mappalili sebagai tanda dimulainya musim tanam kembali digelar di Desa Lasitae. Kepala Desa Lasitae, Kartini, memimpin langsung Musyawarah Tudang Sipulung Mappalili Tingkat Desa Lasitae untuk Musim Tanam (MT) 2026/2027, Minggu (21/9).
Musyawarah yang melibatkan para petani, penyuluh, tokoh masyarakat dan aparat desa ini membahas kesepakatan waktu turun sawah, kesiapan irigasi, serta pola tanam yang akan diterapkan pada musim tanam kali ini.
Dalam sambutannya, Kades Lasitae, Kartini, menyampaikan bahwa Mappalili bukan sekadar tradisi, namun menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan komitmen bersama seluruh petani demi hasil pertanian yang lebih baik.
“Yang umum cuma tambahan, dengan kondisi cuaca yang cukup panas saat ini diharapkan petani tetap semangat di dalam musrembang Mappalili,” ujar Kartini.
Ia berharap semangat gotong royong petani tidak surut meski dihadapkan dengan cuaca panas yang masih melanda.
“Semoga di waktu yang nanti disepakati turun sawah, hujan juga sudah mulai turun dan hasilnya lebih baik dan penuh berkah,” tambahnya.
Kades Kartini juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, mengikuti anjuran penyuluh pertanian, serta menjaga kelestarian tradisi Mappalili sebagai warisan budaya Bugis yang sarat makna.
Dengan dilaksanakannya Mappalili tingkat desa ini, diharapkan musim tanam 2026/2027 di Desa Lasitae dapat berjalan lancar, serentak, dan menghasilkan panen yang melimpah serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat tani.

Komentar