BARRU, AK77news.com – Menghadapi kondisi kekeringan yang berkepanjangan pada musim kemarau, Pemerintah Desa Pao-Pao, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5 ton kepada masyarakat yang terdampak, Jumat (9/10/2026).
Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya warga di wilayah pesisir yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepala Desa Pao-Pao, Syamsul Bahri, mengatakan bahwa kekeringan telah dirasakan masyarakat selama kurang lebih dua bulan. Sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Dusun Pucue dan Dusun Maralleng, serta beberapa dusun lainnya.
“Warga Dusun Pucue dan Dusun Maralleng, bahkan warga dusun lainnya, telah terdampak kekeringan yang berkepanjangan,” ungkap Syamsul Bahri.
Menurutnya, berkurangnya ketersediaan sumber air selama musim kemarau membuat masyarakat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, terutama air bersih untuk memasak, minum, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat. Melalui bantuan tersebut, pemerintah desa berupaya meringankan beban warga sekaligus membantu menjaga kelancaran aktivitas sehari-hari di tengah keterbatasan pasokan air.
Syamsul Bahri berharap bantuan air bersih tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Ia juga berharap kondisi sumber air dapat kembali membaik sehingga kebutuhan air bersih warga bisa terpenuhi secara normal.
“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi sehingga mereka dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih lancar,” tambahnya.
Masyarakat setempat menyambut baik langkah Pemerintah Desa Pao-Pao yang menyalurkan bantuan di tengah situasi sulit tersebut. Warga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons pemerintah desa dalam membantu mengatasi kesulitan air bersih.
Di tengah musim kemarau yang masih berdampak pada ketersediaan air, bantuan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meringankan kesulitan masyarakat. Penanganan kekeringan diharapkan terus mendapat perhatian agar kebutuhan dasar warga, khususnya air bersih, tetap terpenuhi.
Pemerintah desa diharapkan dapat terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari langkah penanganan yang berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak terus-menerus mengalami kesulitan memperoleh air bersih ketika musim kemarau berlangsung.

Komentar