Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan pengelolaan perpustakaan sebagai salah satu kegiatan KKN Tematik Literasi di Desa Laguruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, pada 18, 19 Juli 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Kantor Desa Laguruda melalui penataan Perpustakaan Desa yang berada di Pojok Internet Desa (POINDES) serta di Rumah Baca Pesisir (RBP).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat fungsi perpustakaan dan taman bacaan sebagai ruang belajar yang nyaman, tertata, dan mampu meningkatkan budaya literasi masyarakat, sejalan dengan pedoman pelaksanaan KKN Tematik Literasi Tahun 2026.
Di Kantor Desa Laguruda, mahasiswa memulai kegiatan dengan menata ruang perpustakaan baru yang berada di POINDES Desa. Pekerjaan dilakukan yaitu membuat Pojok Baca, melakukan inventarisasi koleksi buku, penjajaran koleksi (shelving), hingga menata dan ruang baca agar lebih rapi, nyaman, serta mudah diakses oleh masyarakat. Penataan tersebut bertujuan agar koleksi buku dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus menciptakan suasana perpustakaan yang menarik bagi anak-anak maupun masyarakat umum. Kegiatan tersebut juga mengikuti tahapan pengelolaan perpustakaan yang meliputi penataan ruang, inventarisasi koleksi, dan penjajaran buku sebagai kegiatan wajib dalam KKN Tematik Literasi.
Pada hari yang sama, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Desa Laguruda turut melaksanakan pengelolaan perpustakaan di Rumah Baca Pesisir (RBP) Desa Laguruda. Fokus kegiatan di lokasi ini ialah melakukan inventarisasi koleksi buku sebagai langkah awal untuk mendata seluruh bahan bacaan yang tersedia sehingga memudahkan proses pengelolaan, pemantauan, dan pengembangan koleksi di masa mendatang. Inventarisasi dilakukan secara sistematis dengan mencatat identitas setiap buku sehingga pengelola memiliki data koleksi yang lebih tertib dan akurat. Kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam mendukung pelayanan perpustakaan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Sekretaris Desa Laguruda, Yunus, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah mahasiswa KKN yang membantu membenahi perpustakaan desa. Menurutnya, Pemerintah Desa Laguruda akan terus membuka ruang kolaborasi agar seluruh program literasi dapat berjalan dengan baik. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa siap membantu dan terus berkoordinasi dengan mahasiswa selama pelaksanaan program berlangsung sehingga setiap kegiatan yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan menjadi awal dari pengembangan perpustakaan desa yang lebih aktif sebagai pusat belajar masyarakat.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Yusran, selaku pendiri Rumah Baca Pesisir. Ia menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Tematik Literasi yang berupaya memperkuat tata kelola koleksi buku di Rumah Baca Pesisir. Menurutnya, Rumah Baca Pesisir selalu terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang bertujuan meningkatkan minat baca masyarakat. Ia juga menegaskan akan terus memberikan dukungan, termasuk turun langsung membantu pelaksanaan kegiatan apabila program-program mahasiswa selaras dengan kegiatan Rumah Baca Pesisir dalam membangun budaya literasi di wilayah pesisir.
Dari tempat yang berbeda, Dosen Pendamping KKN (DPK) Desa Laguruda, Dr. Sumarlin Rengko HR, S.S., M.Hum., menilai bahwa pengelolaan perpustakaan tidak hanya berkaitan dengan menata buku, tetapi juga membangun sistem literasi yang mampu dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN perlu menjadi penggerak yang memperkuat sinergi antara pemerintah desa, pengelola taman bacaan, dan masyarakat sehingga perpustakaan benar-benar berfungsi sebagai ruang belajar, ruang berbagi pengetahuan, dan pusat aktivitas literasi yang hidup setelah masa KKN berakhir. Ia berharap setiap kegiatan yang dilakukan mampu meninggalkan tata kelola yang lebih baik sekaligus mendorong tumbuhnya budaya membaca di Desa Laguruda.
Melalui kegiatan pengelolaan perpustakaan di Perpustakaan Desa Laguruda dan Rumah Baca Pesisir, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem literasi desa. Penataan ruang, inventarisasi koleksi, dan penjajaran buku menjadi langkah awal untuk menghadirkan layanan perpustakaan yang lebih tertib, nyaman, dan mudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan dukungan pemerintah desa, pengelola Rumah Baca Pesisir, serta pendampingan dosen, diharapkan program literasi yang dijalankan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan budaya baca dan kualitas sumber daya manusia di Desa Laguruda.

Komentar