SuroPaccing pada NEWS
23 Jan 2026 17:34 - 2 menit reading

Mahasiswa Bina Desa Unhas Pasang Spanduk Infografis BCS di Jaya Farm, Edukasi Peternak Soal Kondisi Tubuh Ternak


BARRU, AK77NEWS.COM – Mahasiswa Program Bina Desa Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan pemasangan spanduk infografis Body Condition Score (BCS) sebagai media edukasi penilaian kondisi tubuh ternak ruminansia di Jaya Farm, Jalan A.M. Akbar, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan ini digagas oleh Selvianti bersama rekan-rekan mahasiswa Bina Desa Unhas sebagai upaya meningkatkan pemahaman peternak mengenai manajemen pemeliharaan ternak, khususnya dalam menilai kondisi tubuh ternak secara sederhana dan praktis.
Pemasangan spanduk dihadiri oleh perangkat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru, petugas peternakan, ketua kelompok tani, peternak, serta masyarakat sekitar. Spanduk dipasang di titik strategis area Jaya Farm agar mudah dilihat dan dimanfaatkan peternak dalam aktivitas pemeliharaan ternak sehari-hari.
Spanduk infografis tersebut memuat pengertian Body Condition Score (BCS), skala penilaian BCS ternak ruminansia, serta ciri-ciri fisik pada bagian tubuh tertentu yang menjadi indikator utama dalam menilai kondisi tubuh ternak.
Sebelum pemasangan, mahasiswa Bina Desa Unhas memberikan penjelasan singkat kepada peternak terkait pentingnya BCS. Metode ini digunakan untuk menilai cadangan lemak tubuh ternak yang berkaitan erat dengan kecukupan nutrisi, kesehatan, serta performa produksi dan reproduksi.
“Melalui pemahaman BCS, peternak dapat mengatur pakan dan pemeliharaan ternak secara lebih tepat dan efisien,” jelas Selvianti di sela kegiatan.
Spanduk dirancang dengan tampilan visual yang komunikatif, dilengkapi ilustrasi ternak pada berbagai tingkat BCS serta keterangan singkat mengenai kondisi tubuh ideal maupun yang memerlukan perhatian khusus. Media ini diharapkan menjadi sarana edukasi berkelanjutan bagi peternak tanpa memerlukan alat khusus dalam penilaian awal kondisi tubuh ternak.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi antara mahasiswa dan peternak. Sejumlah peserta menyampaikan permasalahan terkait kondisi ternak yang terlalu kurus maupun terlalu gemuk. Para peternak menyambut positif keberadaan spanduk tersebut karena dinilai praktis dan mudah dipahami sebagai panduan visual di lapangan.
Adapun input kegiatan meliputi materi edukasi BCS, desain spanduk infografis, serta partisipasi aktif mahasiswa Bina Desa Unhas dan peternak. Output kegiatan berupa terpasangnya spanduk infografis BCS di Jaya Farm serta meningkatnya pemahaman peternak tentang pentingnya penilaian kondisi tubuh ternak.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari peternak dan pihak terkait karena dinilai relevan dengan kebutuhan di lapangan. Melalui edukasi ini, peternak diharapkan mampu menerapkan manajemen pemeliharaan yang lebih baik guna meningkatkan produktivitas dan kesehatan ternak ruminansia secara berkelanjutan serta mendukung pengembangan sektor peternakan lokal.