Herdiman Tabi pada Pemerintahan
6 Mei 2026 13:58 - 3 menit reading

Bupati Barru Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

Barru — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Kabupaten Barru yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, Rabu (6/5/2026).

Dalam amanatnya, Bupati membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menegaskan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia sekaligus menumbuhkan potensi alamiah sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto, yakni penguatan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia maju dan bermartabat.

Sejumlah langkah strategis turut disampaikan, di antaranya penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran, peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru melalui program beasiswa, serta penyaluran tunjangan sertifikasi secara langsung.

Selain itu, percepatan digitalisasi pendidikan juga didorong melalui pemanfaatan papan interaktif digital di berbagai satuan pendidikan.

Penguatan karakter siswa pun terus digalakkan melalui budaya sekolah yang aman, sehat, bersih, dan indah, termasuk dukungan terhadap program

Makan Bergizi Gratis.Pada sambutan khususnya, Bupati Barru menegaskan komitmen kebijakan pendidikan daerah yang dijalankan bersama Wakil Bupati Barru, berlandaskan semangat Mappadeceng—berbuat baik dan memperbaiki

.“Guru adalah ujung tombak pembangunan daerah. Tanpa dedikasi dan keikhlasan Bapak dan Ibu sekalian, Barru tidak akan memiliki masa depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menanggapi kekhawatiran tenaga P3K paruh waktu dengan memberikan jaminan keberlanjutan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap membutuhkan kontribusi mereka dalam pembangunan sektor pendidikan

.“Hari ini saya tegaskan, Pemerintah Kabupaten Barru tidak akan memberhentikan P3K paruh waktu selama menjalankan tugas dengan baik dan sesuai aturan. Kami butuh tenaga dan pikiran saudara untuk membangun pendidikan Barru,” ujarnya.

Bupati turut menyampaikan penghormatan kepada para guru serta memastikan bahwa kesejahteraan tenaga pendidik tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Di sisi lain, apresiasi juga diberikan kepada para siswa berprestasi, baik di bidang akademik, seni, maupun olahraga

.“Teruslah berkarya, banggakan orang tua dan daerah kita,” pesannya kepada para pelajar.Dalam sambutannya,

Bupati juga menyoroti program Sekolah Rakyat yang diperjuangkan bersama Wakil Bupati Barru sebagai upaya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Kabupaten Barru menjadi salah satu penerima program tersebut di Sulawesi Selatan dengan alokasi anggaran terbesar.

“Dari sembilan kabupaten/kota penerima di Sulawesi Selatan, Barru mendapatkan anggaran tertinggi sebesar Rp270 miliar. Ini adalah perjuangan kami bersama,” ungkapnya.

Sekolah Rakyat yang tengah dibangun di Desa Lawallu diharapkan tidak hanya meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui efek berganda (multiplier effect).

“Anak-anak yang lahir dari keluarga kurang beruntung tetap wajib memiliki masa depan cerah. Pendidikan adalah segalanya,” tegasnya.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Bupati juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk aktif menyisir dan mengembalikan anak-anak putus sekolah ke bangku pendidikan

.“Tidak boleh ada anak di Kabupaten Barru yang tertinggal,” ujarnya penuh penekanan.Di hadapan para kepala sekolah dan tenaga pendidik, Bupati turut mengungkap rencana penerapan manajemen talenta ASN guna memastikan penempatan jabatan berdasarkan kompetensi, bukan kedekatan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga profesionalitas dan menjauhi praktik politik praktis.

“Jangan kotori tangan Ibu dan Bapak dengan menjadi tim sukses. Fokus kita adalah pendidikan,” pesannya.

Menutup sambutannya, Bupati kembali menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Barru untuk terus menghadirkan perubahan nyata di sektor pendidikan.“Niat saya hanya satu, bagaimana kita bisa terus memperbaiki Barru. Pendidikan adalah segalanya,” tutupnya.

Upacara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Barru, Ketua TP PKK Kabupaten Barru, unsur Forkopimda, Anggota DPRD Barru H. Rudi Hartono, Ketua Pengadilan Negeri Barru, Sekretaris Pengadilan Agama, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, para staf ahli dan asisten, pimpinan OPD, perwakilan Kementerian Agama Barru, pimpinan perguruan tinggi, Ketua Dewan Pendidikan, Ketua PGRI, Kepala Cabang Dinas Wilayah III Provinsi Sulawesi Selatan, para kepala sekolah, pengawas, penilik PAUD, tenaga pendidik, serta perwakilan pelajar se-Kabupaten Barru