AK77NEWS.COM, BARRU – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, secara resmi membuka Sosialisasi Pelibatan Orang Tua, Masyarakat, dan Pemangku Kepentingan melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat tingkat Kecamatan Soppeng Riaja yang berlangsung di Gedung PKG Kecamatan Soppeng Riaja, Jumat (5/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat merupakan langkah strategis dalam membangun karakter anak sejak usia dini melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
“Saya memberikan apresiasi kepada Ketua Pokja PAUD dan seluruh pihak yang telah merencanakan kegiatan ini. Materi yang akan disampaikan tentu sangat bermanfaat bagi para orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa orang tua memiliki peran utama dalam membentuk karakter dan masa depan anak. Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan gawai pada anak usia dini agar tidak terpapar konten yang berdampak negatif terhadap perkembangan mereka.
“Anak-anak usia dini ibarat kertas putih yang harus diisi dengan nilai-nilai positif. Perbanyak mengajarkan mereka menghafal Al-Qur’an, membiasakan salat lima waktu sejak dini, serta memberikan pendidikan karakter yang kuat. Ini menjadi bekal penting bagi masa depan mereka,” pesannya.
Lebih lanjut, Andi Ina menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi salah satu perhatian penting Pemerintah Kabupaten Barru. Berbagai program penguatan PAUD akan terus menjadi prioritas pemerintah daerah demi menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Barru.
“PAUD adalah fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan. Karena itu, program-program PAUD akan terus menjadi perhatian pemerintah agar mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Soppeng Riaja, Amirullah, memaparkan kondisi dan kesiapan satuan pendidikan anak usia dini di wilayahnya. Saat ini, Kecamatan Soppeng Riaja memiliki 33 sekolah PAUD yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan, terdiri atas 14 Taman Kanak-kanak (TK), 16 Kelompok Bermain (KB), dan tiga satuan pendidikan berbasis Raudhatul Athfal (RA). Seluruh lembaga tersebut didukung sekitar 93 tenaga pendidik.
Menurut Amirullah, meskipun perhatian terhadap pendidikan dasar di Soppeng Riaja sudah cukup baik, peran aktif Bunda PAUD sebagai tokoh sentral dan mitra pemerintah tetap sangat dibutuhkan, terutama dalam pembinaan dan pengawasan secara berkala guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Ia juga menjelaskan bahwa sosialisasi ini berfokus pada penguatan sinergi melalui penerapan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang diharapkan mampu mempererat kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan orang tua dalam menanamkan kebiasaan positif pada anak sejak usia dini.
“Pemerintah Kecamatan Soppeng Riaja berkomitmen penuh menjalankan fungsi sebagai motivator, komunikator, dinamisator, dan fasilitator. Kami akan memastikan seluruh program pembinaan anak usia dini berjalan optimal di setiap desa dan kelurahan demi melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Barru, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Barru, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Barru, para narasumber, Kepala Puskesmas Mangkoso, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Soppeng Riaja, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kecamatan Soppeng Riaja, unsur TNI-Polri, para pengawas, kepala sekolah, guru PAUD/TK, serta orang tua peserta didik.

Komentar