BARRU AK77NEWS.COM— Bagi Ahsan Jafar, petualangan off road bukan sekadar perjalanan melintasi jalur yang sulit. Di balik kemudi kendaraan 4×2, Direktur PDAM Kabupaten Barru itu merasakan langsung bagaimana adrenalin, keberanian, ketelitian dan ketenangan diuji dalam sebuah perjalanan panjang yang penuh tantangan.
Ahsan Jafar yang didampingi Anto Lataha ambil bagian dalam kategori 4×2 overland pada ajang off road yang menempuh rute lintas sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan. Perjalanan tersebut dimulai dari SPN Batua Makassar, kemudian bergerak menuju Maros dan Pangkep sebelum memasuki wilayah Kabupaten Barru.
Dari titik awal keberangkatan, peserta tidak hanya disuguhkan jalur yang panjang, tetapi juga kondisi medan yang beragam. Setiap jalur memiliki karakter tersendiri sehingga pengemudi harus mampu membaca medan dan menentukan langkah dengan tepat.
Perjalanan kemudian memasuki kawasan Lappalaona, Kabupaten Barru, yang menjadi salah satu bagian menantang dalam perjalanan tersebut. Dari Lappalaona, rombongan melanjutkan petualangan menuju Anabanua, Kamiri, Takkalasi, Balusu, Ajjakkang hingga Kiru-kiru.
Dari wilayah Barru, perjalanan terus berlanjut menuju Siddo dan Parepare, sebelum akhirnya memasuki wilayah Kabupaten Sidrap.
Bagi Ahsan, perjalanan tersebut menjadi pengalaman yang tidak biasa. Sebagai peserta kategori 4×2 overland, dirinya menyadari bahwa setiap jalur membutuhkan konsentrasi dan perhitungan. Kendaraan harus mampu dikendalikan dengan baik, terutama ketika menghadapi medan yang menuntut kehati-hatian.
“Petualangan yang menantang dan menguji nyali serta penuh ujian,” kata Ahsan Jafar menggambarkan pengalaman yang dilaluinya.
Menurutnya, tantangan dalam off road justru menjadi bagian menarik dari perjalanan. Medan yang sulit membuat adrenalin meningkat. Namun, kondisi tersebut tidak membuat dirinya kehilangan ketenangan.
Sebaliknya, Ahsan berusaha menjalani setiap perjalanan dengan serius, tetapi tetap santai dan menikmati suasana.
“Sebagai peserta, adrenalin meningkat, namun menikmati perjalanan dengan serius tetapi tetap santai,” ujarnya.
Sikap tersebut menjadi modal penting selama mengikuti perjalanan.
Sebab, dalam olahraga petualangan seperti off road, kecepatan bukan satu-satunya hal yang menentukan. Kemampuan mengendalikan emosi, membaca situasi dan menjaga konsentrasi juga menjadi bagian penting untuk bisa menyelesaikan perjalanan.
Setelah melewati sejumlah jalur, petualangan berlanjut menuju Puncak Bila, kemudian Pabbareseng dan Pere-pere. Dari titik tersebut, peserta akhirnya mengarah ke garis finis di Lapangan Andi Makkasau.
Rute panjang yang ditempuh menjadi pengalaman tersendiri bagi Ahsan Jafar. Perjalanan lintas daerah tersebut memperlihatkan bahwa off road tidak hanya berbicara mengenai kendaraan dan medan, tetapi juga tentang mentalitas menghadapi tantangan.
Sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Waesai Kabupaten Barru, keseharian Ahsan tentu lebih banyak berkaitan dengan tanggung jawab pelayanan dan pengelolaan perusahaan daerah. Namun pada sela kesibukannya yang juga menjadi Panitia Lokal Bhayangkara Off Road Merdeka Peduli 2026, ia memilih menikmati aktivitas yang memberikan pengalaman berbeda.
Off road menjadi ruang bagi Ahsan untuk melepas sejenak rutinitas sekaligus menguji kemampuan dirinya menghadapi kondisi yang penuh ketidakpastian.
Setiap tanjakan, turunan, jalur berbatu dan medan yang harus dilewati menjadi bagian dari cerita perjalanan.
Tidak ada jalur yang bisa dianggap remeh. Pengemudi dituntut tetap fokus dan mampu mengambil keputusan secara cepat, namun tetap terukur.
Perjalanan dari Makassar hingga Sidrap juga menjadi kesempatan untuk menikmati panorama dan suasana pedesaan yang dilewati. Rute yang panjang membuat peserta tidak hanya berhadapan dengan tantangan medan, tetapi juga merasakan kebersamaan selama berada di perjalanan.
Bagi Ahsan, keberhasilan menyelesaikan perjalanan bukan semata-mata persoalan mencapai garis finish. Lebih dari itu, ada pengalaman dan kepuasan tersendiri ketika mampu melewati setiap tantangan dengan tetap menikmati perjalanan.
Petualangan tersebut akhirnya ditutup dengan finish di Lapangan Andi Makkasau. Rasa lelah setelah menempuh perjalanan panjang bercampur dengan kepuasan karena telah melalui berbagai ujian di sepanjang rute.
Bagi Ahsan Jafar, pengalaman itu menjadi cerita lain di luar rutinitasnya sebagai Direktur PDAM Kabupaten Barru.
Sebuah petualangan yang mengajarkan bahwa setiap tantangan membutuhkan keberanian, ketenangan dan keseriusan. Namun, di tengah kerasnya medan, perjalanan tetap akan terasa menyenangkan ketika dijalani dengan santai dan penuh kebersamaan.
Off road pun bukan hanya tentang siapa yang paling cepat sampai di garis finish, tetapi tentang bagaimana menikmati setiap kilometer perjalanan dan menjadikan setiap rintangan sebagai pengalaman berharga.

Komentar