EKONOMI & BISNIS
Beranda / EKONOMI & BISNIS / Dosen Dan Mahasiswa FEB UMI Bedah UMKM Ikan Kering Labuange Barru: PR-nya Digitalisasi

Dosen Dan Mahasiswa FEB UMI Bedah UMKM Ikan Kering Labuange Barru: PR-nya Digitalisasi

oplus_131072

AK77NEWS.COM, BARRU – Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (UMI) turun langsung ke Sentra ikan kering Dusun Labuange, Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Ahad 28/6/2026.

Kunjungan ini menjadi bagian dari kajian lapangan untuk melihat lebih dekat aktivitas wirausaha masyarakat pesisir yang menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal.


Sejak pagi, kelompak pengusaha ikan kering menyambut tim FEB UMI di lokasi pengolahan. Para mahasiswa ikut melihat langsung proses pemilihan ikan, penjemuran, hingga pengemasan yang menjadi ciri khas produk Labuange.

Selain dipasarkan dipinggir jalan ikan kering asal desa kupa ini sudah menembus pasar luar Barru. Komoditasnya rutin dikirim ke berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan dikenal karena cita rasanya yang khas.

“Labuange memang sudah lama jadi sentra ikan kering. Hasilnya banyak dicari pedagang dari luar daerah,” kata salah satu pelaku usaha.

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barru Berbagi Sembako dengan Warga Pulau Panikiang


Kasnaeny Karim, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI, menjelaskan maksud kunjungan bersama mahasiswa tersebut.

“Tabe, tujuan kami datang ke sini adalah untuk mengetahui apakah para wirausahawan memiliki orientasi kewirausahaan dan melakukan inovasi dalam menjalankan usahanya untuk keberlanjutan usaha,” ujarnya Minggu 29/6/2026.

Ia menjelaskan, orientasi kewirausahaan mencakup keberanian mengambil risiko, semangat berinovasi, proaktif melihat peluang, serta kemandirian mengelola usaha. Sementara inovasi menjadi faktor penting agar produk tetap bersaing di pasar modern.

“Bagi mahasiswa, ini pembelajaran langsung. Mereka bisa melihat teori kewirausahaan yang dipelajari di kelas diterapkan nyata oleh pelaku UMKM,” katanya.


Dalam dialog, para pengusaha menyampaikan kendala yang masih dihadapi. Kendala terbesar saat ini adalah pemasaran yang belum maksimal lewat digitalisasi.”Pengusaha lainnya berharap ada bantuan etalase mengingat berada di jalanan umum untuk menghindari debu”harapnya

SKK KOPRI PKC PMII Sulsel Resmi Dibuka di Barru, Luncurkan Buku dan Website SAPA

“Kami masih lemah di pemasaran online. Kalau tidak bagus penjualannya, kadang ikan yang tidak laku kering terpaksa jadi pakan udang. Sayang sekali,” ujar salah seorang warga pengusaha ikan kering.

Selain itu, mereka berharap ada bantuan modal usaha, pelatihan pengemasan yang lebih menarik, akses ke marketplace, serta pendampingan pengurusan izin edar seperti PIRT dan sertifikasi halal. Hal ini dinilai penting agar produk Labuange bisa masuk pasar modern, ritel, hingga e-commerce.

“Kami berharap ada bantuan untuk pemasaran, modal usaha, serta hal-hal yang menunjang produksi. Kalau pemasaran diperluas dan ada modal, kami bisa produksi lebih banyak dan kualitasnya lebih dijaga,” tambahnya.


Menanggapi aspirasi warga, Kasnaeny menilai usaha ikan kering Labuange memiliki potensi besar karena didukung sumber daya laut melimpah dan pengalaman turun-temurun masyarakat.

Namun keterbatasan modal, minimnya pemasaran digital, dan risiko produk afkir menjadi pekerjaan rumah bersama.

KONI Barru Validasi Data Atlet dan Ofisial Jelang Porprov XVIII, Kekurangan Anggaran Rp700 Juta

“Kalau kendala pemasaran digital dan modal bisa difasilitasi, ditambah pelatihan branding dan pengemasan, saya yakin ikan kering Labuange bisa naik kelas dan tidak perlu dijual sebagai pakan udang,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil kajian ini akan diolah menjadi data penelitian dan rekomendasi kebijakan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI berharap bisa menjadi jembatan antara pemerintah, kampus, dan pelaku UMKM agar program pendampingan lebih tepat sasaran.

“Sinergi antara mahasiswa, dosen, pemerintah, dan pelaku usaha ini penting supaya UMKM pesisir tidak hanya bertahan, tapi benar-benar berkembang dan berdaya saing,” tutupnya. (YWBL)

Penulis: Tim http://AK77NEWS.CO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *