BARRU, AK77NEWS.COM – Sebuah foto kebersamaan tiga tokoh Barru di acara resmi Pemerintah Daerah menjadi sorotan. Ketiganya bukan hanya kolega dalam pemerintahan, tetapi juga memiliki jejak yang sama sebagai alumni Gabungan Pemuda Mahasiswa Barru (Gappembar) dan purna penghuni asrama mahasiswa.
Mereka adalah Ketua DPRD Barru Syamsuddin Muhiddin, Direktur Perumda Air Minum Tirta Waesai Ahsan Jafar, dan Direktur Perseroda Andi Sukrilah Amir.
Syamsuddin Muhiddin: Dari Aktivis Asrama,Birokrasi ke Pimpinan DPRD Sebagai Ketua DPRD Barru,
Syamsuddin Muhiddin kini menjadi nahkoda lembaga legislatif di daerah. Kiprahnya di dunia politik tidak lepas dari pengalaman organisasi saat aktif di Gappembar dan tinggal di asrama mahasiswa.
Kebiasaan berdiskusi, bernegosiasi, dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa dulu, kini ia terapkan dalam mengawal kebijakan untuk masyarakat Barru.
Ahsan Jafar 15 Tahun di Penyelenggara Pemilu Daerah, Kini Kelola Air Bersih Warga Barru
Di sektor pelayanan dasar, nama Ahsan Jafar dikenal sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Waesai. Sebelum dipercaya memimpin PDAM, Ahsan aktif di lembaga penyelenggara pemilu daerah selama kurang lebih 15 tahun.
Pengalaman panjang di dunia kepemiluan membentuk karakter kepemimpinan yang teliti, netral, dan dekat dengan masyarakat. Kini ia memastikan akses air bersih berjalan lancar bagi warga Barru.
Andi Sukrilah Amir: Menggerakkan Ekonomi Daerah Lewat Perseroda
Sementara itu, Andi Sukrilah Amir dipercaya memimpin Perseroda Barru. Perannya strategis dalam mengelola badan usaha milik daerah agar produktif dan berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah. Pengalaman organisasi dan kehidupan asrama di masa muda menjadi modal penting dalam membangun jaringan dan kerja tim yang solid.
Ketiganya bertemu kembali dalam sebuah acara Pemerintah Daerah Barru, membawa suasana nostalgia sekaligus membuktikan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan pengabdian yang ditanamkan di asrama .
Gappembar terus terbawa hingga kini.Jejak alumni asrama Gappembar di Barru memang sudah lama terlihat. Sebelumnya, Barru pernah dinahkodai selama dua periode oleh Suardi Saleh,M.Si, yang juga merupakan purna penghuni asrama.
Kisah ini menjadi bukti bahwa organisasi kemahasiswaan daerah mampu mencetak kader yang berkiprah di berbagai lini pembangunan.
Dari kamar asrama, kini mereka berada di garis depan pelayanan publik dan pengelolaan ekonomi daerah.