
BARRU AK77NEWS.COM l Pemerintah Kabupaten Barru menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penyerahan Penghargaan Top 5 Inovasi Pelayanan Publik sekaligus penyampaian Laporan Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Tahun 2025, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan yang digelar di Lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan OPD, para Kabag Setda, camat, kepala puskesmas, serta para inovator pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Bupati Barru menegaskan bahwa inovasi pelayanan publik bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi dan perkembangan digitalisasi yang kian pesat.
“Inovasi adalah kunci utama dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang berdampak. Pelayanan publik tidak hanya harus cepat dan mudah, tetapi juga transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati bersama Wakil Bupati Barru menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ASN dan perangkat daerah yang telah melahirkan berbagai inovasi pelayanan. Menurutnya, inovasi membutuhkan tenaga, pikiran, dan dedikasi besar sehingga layak mendapatkan penghargaan.
Lebih lanjut, Bupati mengaitkan inovasi pelayanan publik dengan upaya pencegahan korupsi secara struktural dan sistematis. Inovasi dinilai mampu menutup celah praktik korupsi seperti pungutan liar, gratifikasi, dan suap melalui sistem pelayanan yang sederhana, minim interaksi langsung, serta berbasis digital.
Sejalan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, Bupati Barru juga mengungkap capaian membanggakan Kabupaten Barru dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK. Dari posisi awal peringkat 19 dengan nilai 40 persen pada Agustus 2025, meningkat menjadi 65 persen pada awal Desember 2025, hingga melonjak ke 76 persen dan menempati peringkat ke-4 se-Sulawesi Selatan, masuk zona kuning dari sebelumnya zona merah.
“Ini bukti nyata kerja keras dan kekompakan seluruh ASN. Dalam waktu singkat, kita mampu naik 11 poin hanya dalam satu hari. Prestasi luar biasa yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) juga menunjukkan tren positif. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Pemkab Barru meningkat dari 82,98 pada 2024 (kategori baik) menjadi 86,31 pada 2025. Peningkatan hampir 4 poin ini mencerminkan konsistensi perbaikan kualitas pelayanan publik di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Barru.
Bupati menegaskan agar hasil survei tidak berhenti sebagai data administratif, melainkan dijadikan bahan evaluasi dan dasar perbaikan nyata di seluruh unit pelayanan.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bukti komitmen, kreativitas, dan kecintaan ASN terhadap masyarakat Kabupaten Barru,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Dr. Sulaeman Fattah, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada institusinya sebagai mitra Pemkab Barru dalam pelaksanaan SKM dan penilaian inovasi pelayanan publik. Ia juga menyinggung berbagai kajian yang menunjukkan bahwa daerah yang dipimpin perempuan umumnya memiliki kinerja baik karena kepemimpinan yang peduli, teliti, dan responsif.
Dalam laporannya, Dr. Sulaeman menjelaskan bahwa SKM dilaksanakan terhadap 20 organisasi penyelenggara pelayanan publik di Kabupaten Barru, mengacu pada Permen PANRB Nomor 15 Tahun 2017 dengan sembilan indikator penilaian.
“Secara keseluruhan, Indeks Kepuasan Masyarakat Kabupaten Barru naik 3,32 poin. Nilai rata-rata SKM berada pada angka 86,31 dengan kategori Baik dan mutu pelayanan B,” jelasnya.
Tercatat tujuh unit pelayanan meraih kategori Sangat Baik, yakni Dinas Sosial, DPMPTSP, Puskesmas Bojo Baru, Kecamatan Barru, Puskesmas Madello, Puskesmas Lisu, dan Puskesmas Ralla.
Selain SKM, dilakukan pula penilaian inovasi pelayanan publik berdasarkan aspek kebaruan, efektivitas dan manfaat, serta adaptivitas atau potensi replikasi. Dari penilaian tersebut ditetapkan lima inovasi terbaik, yaitu:
Pada kegiatan yang sama juga diserahkan penghargaan kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XIX Tahun 2025 LAN Makassar, yakni:
Predikat Istimewa Peringkat I diraih Andi Milawaty Abustan, S.Sos., M.M. dengan inovasi GASSPOL (Gerakan Atasi Stunting Berbasis Pangan Lokal).
Predikat Istimewa Peringkat II diraih Hj. Endang Susilawati, S.E., M.Si. dengan inovasi PELITA DI BARRU (Penguatan Lembaga Terpadu Anti Perkawinan Anak).
Menutup laporannya, Dr. Sulaeman berpesan agar jajaran Pemkab Barru terus belajar, berinovasi, dan berani bermimpi besar demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat.