Herdiman Tabi pada Desa
23 Sep 2025 09:13 - 2 menit reading

Mappalilli Desa Manuba: Turun Sawah Serentak dan Peresmian Sanggar Tani 26 Oktober

Barru, AK77NEWS.COM – Pemerintah Desa Manuba resmi menggelar Musyawarah Mappalilli dalam rangka menyambut Musim Tanam 2025–2026 (MT 2026), yang dilaksanakan di Kantor Desa Manuba, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

Musyawarah tahunan ini menjadi momen penting bagi para petani dan pemangku kepentingan untuk menyepakati jadwal turun sawah secara serentak, yang telah ditetapkan pada 26 Oktober 2025. Kegiatan turun sawah tahun ini akan dipusatkan di Lamattarima, Dusun Barantang, Desa Manuba.

Yang istimewa, momen ini juga akan dirangkaikan dengan peresmian Sanggar Tani baru, sebagai bagian dari realisasi aspirasi masyarakat melalui Musyawarah Desa sebelumnya. Pembangunan sanggar tersebut telah dibiayai dari Anggaran Tahun 2025.

Acara Musyawarah Mappalilli dipimpin langsung oleh Kepala Desa Manuba, Hasnah Sultan, dan turut dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain: pihak Pemerintah Kecamatan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Ketua dan Anggota BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Perangkat Desa, tokoh masyarakat, serta kelompok tani dan stakeholder terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Hasnah Sultan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan dan pembangunan desa, terutama di sektor pertanian.

“Mappalilli bukan hanya tradisi turun-temurun, tetapi juga simbol kebersamaan dan gotong-royong masyarakat petani dalam menyongsong musim tanam. Dengan adanya Sanggar Tani ini, kami berharap kegiatan pertanian bisa semakin produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, kehadiran Sanggar Tani yang akan segera diresmikan disambut dengan antusias oleh warga. Fasilitas ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat pelatihan pertanian, ruang diskusi kelompok tani, serta tempat kegiatan edukasi dan inovasi di bidang pertanian.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, Desa Manuba berharap dapat terus meningkatkan produktivitas pertanian serta menjaga kelestarian tradisi lokal yang sarat makna, seperti Mappalilli.