Herdiman Tabi pada Desa
15 Apr 2026 19:05 - 2 menit reading

RAIH NILAI 97, KADES SIDDO KHAIRUL RIJAL DIANUGERAHI INOVATOR PELAYANAN PRIMA “CERDAS” BERBASIS DIGITAL

Barru, AK77NEWS.COM – Prestasi membanggakan ditorehkan Kepala Desa Siddo, Khairul Rijal, S.T., NL.P., sebagai Inovator Pelayanan Publik Berbasis Digitalisasi Desa melalui inovasi “Pelayanan Prima CERDAS”.

Sertifikat penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Barru pada Musrenbang Penyusunan RKPD Kabupaten Barru Tahun 2027.

BRIDA/BAPPERIDA Kabupaten Barru mengikutsertakan inovasi “Pelayanan Prima CERDAS” pada Innovative Government Award (IGA) dalam Indeks Inovasi Daerah Kemendagri 2025.

Inovasi ini meraih Nilai Kematangan 97, sehingga Kabupaten Barru ditetapkan sebagai Kabupaten Inovatif sesuai SK Mendagri Tahun 2025.

“Pelayanan Prima CERDAS” merupakan akronim dari Cepat, Ramah, dan Sederhana berbasis digitalisasi desa. Cepat karena warga tak perlu ke kantor desa untuk pengurusan surat. Ramah dengan pelayanan tulus berlandaskan falsafah Bugis-Makassar: Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge. Sederhana cukup membawa identitas ke rumah ketua RT, permohonan diproses via aplikasi https://siddoprima.com/, dan berkas yang selesai diantar langsung ke rumah pemohon.

Sistem ini memangkas waktu dan biaya warga, menghindari antrean, mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, serta memungkinkan warga tetap bekerja saat berkas diproses.

“Pelayanan yang disajikan pemerintah Desa Siddo sangat memudahkan kami. Tidak antre, dokumen cepat selesai, apalagi diantar Pak RT ke rumah,” ujar Asriani, warga Desa Siddo.

Inovasi ini merupakan visi-misi Khairul Rijal dan telah berjalan 3 tahun sejak dilantik sebagai Kades Siddo tahun 2023. Inovasi dinilai aplikatif dan visioner karena dilengkapi data, bukti lapangan, serta dampak sosial yang terukur.

“Ini contoh nyata bahwa inovasi teknologi tidak harus lahir dari kota besar. Justru dari desa, dengan semangat dan kreativitas, lahir solusi konkret untuk persoalan pelayanan publik,” tegas Khairul Rijal usai menerima penghargaan.

Ia menegaskan capaian ini hasil kerja kolektif seluruh elemen desa. “Saya hanya inovator. Di balik terobosan ini ada semangat kebersamaan, dorongan masyarakat, dan komitmen desa dalam berinovasi. Ini hadiah untuk masyarakat kami,” ujarnya.

Ke depan, Khairul Rijal berharap “Pelayanan Prima CERDAS” dapat diadopsi desa lain. Ia berkomitmen terus menyempurnakan sistem agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat