TOKOH
Beranda / TOKOH / Membangun Kepemimpinan Sekolah yang solutif dengan Pola Pikir Bertumbuh (Growht Midset)

Membangun Kepemimpinan Sekolah yang solutif dengan Pola Pikir Bertumbuh (Growht Midset)


Mashur Razak – Fasilitator BCKS BBGTK Sulsel

Pola Pikir Bertumbuh (PPB) merupakan cara pandang kepemimpinan yang meyakini bahwa kemampuan, perilaku, dan kinerja seseorang maupun organisasi dapat terus dikembangkan melalui proses belajar, usaha, strategi yang tepat, umpan balik, dan perbaikan berkelanjutan. Dalam konteks calon kepala sekolah (BCKS), PPB mengajarkan bahwa masalah di sekolah tidak seharusnya dipandang sebagai sesuatu yang permanen atau alasan untuk menyalahkan pihak tertentu. Salah satu bagian inti dari PPB adalah penggunaan The Power Of YET, mengubah cara pandang dari “tidak bisa” menjadi “belum bisa”, dari “gagal” menjadi “belum berhasil”, serta dari “guru tidak mampu” menjadi “strategi yang digunakan belum menghasilkan perubahan yang diharapkan.”


PPB memberikan manfaat penting bagi calon kepala sekolah, antara lain : Pertama, membangun mentalitas pembelajar, sehingga calon kepala sekolah terbuka terhadap pengalaman, kritik, dan umpan balik.

Kedua, membantu calon kepala sekolah menghadapi masalah secara berbasis bukti, bukan berdasarkan asumsi atau pelabelan. Ketiga, mendorong kemampuan melakukan reframing, yaitu mengubah cara melihat masalah agar ditemukan peluang perbaikan. Keempat, membangun kemampuan merancang strategi kecil yang realistis, terukur, dan dapat diuji, kemudian mengevaluasi hasilnya. Kelima, PPB memperkuat kemampuan komunikasi kepemimpinan melalui bahasa yang tidak menyalahkan, tetapi mampu menggerakkan tim untuk bertindak.


Dampak PPB bagi calon kepala sekolah tidak hanya terlihat pada perubahan cara berpikir individu, tetapi juga pada cara memimpin sekolah. Calon kepala sekolah akan lebih mampu mengubah pertanyaan “Siapa yang salah?” menjadi “Apa yang belum berhasil dan apa yang dapat kita perbaiki?”; dari “Masalah ini sulit diatasi” menjadi “Strategi apa yang belum kita coba?”; serta dari sekadar memberikan instruksi menjadi membangun komitmen bersama.

Dedikasi di Bidang Dakwah dan Pendidikan Berbuah Manis, Saparuddin, Dianugerahi Doktor Honoris Causa Universitas Jami’ah Islam Syech Daud Al-Fathani Thailand

Pada akhirnya, PPB dapat menjadi fondasi bagi terbentuknya budaya sekolah yang positif, kolaboratif, reflektif, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Kepala sekolah tidak hanya menjadi pengelola sekolah, tetapi menjadi pemimpin pembelajaran yang menumbuhkan potensi guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik.

“Pemimpin yang bertumbuh tidak melihat masalah sebagai akhir perjalanan, tetapi sebagai kesempatan untuk belajar, mencoba, memperbaiki, dan menjadi lebih baik.”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31