Herdiman Tabi pada NEWS
4 Apr 2026 12:32 - 3 menit reading

Lazismu Barru Gelar RAKERDA 2026, Perkuat Sinergi dan Inovasi Program


Barru AK77NEWS..COM— Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Barru sukses menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Tahun 2026 di Aula KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Barru, Sabtu (04/04/2026).


Agenda tahunan ini membahas perencanaan program, strategi penghimpunan, serta pola pendistribusian dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZISKA) sebagai upaya meningkatkan kebermanfaatan bagi masyarakat.


Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Lazismu PW Sulawesi Selatan Prof. Mahmuddin bersama Sekretaris Eksekutif, Ketua Lazismu Barru Ahsan Jafar beserta jajaran, Rektor Unmuh Barru Prof. Fiptar Abdi Alam, Ketua Lazismu periode sebelumnya Drs. H. Kaharuddin, Ketua PDM Barru Drs. Ahmad Jamaluddin beserta jajaran, Ketua Dewan Penasehat Syariah Lazismu Dr. Arham Djauharuddin, perwakilan PC Soppeng Riaja dan Balusu, para Ketua Majelis PDM, pimpinan Ortom/Angkatan Muda Muhammadiyah, serta mahasiswa Unmuh Barru.


RAKERDA ini bertujuan memperkuat sinergi antar kantor layanan sekaligus menyatukan langkah dalam menghadirkan inovasi program sosial.


Dalam sambutannya, Ketua Lazismu Barru Ahsan Jafar menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk Rektor Unmuh Barru beserta jajaran atas fasilitas yang diberikan.


Ia menegaskan komitmen Lazismu untuk terus berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dalam menjalankan program pelayanan umat.


Dalam laporan yang disampaikan, penghimpunan selama Ramadan melalui program celengan mencapai sekitar Rp1.000.000, dengan saldo kas Rp1.000.000 serta dukungan dari Lazismu wilayah. Adapun target penghimpunan wilayah ditetapkan sebesar Rp25.000.000.
Selama Ramadan, Lazismu Barru aktif dalam kegiatan berbagi dan buka puasa bersama dari dana infak dan sedekah, pelaksanaan iktikaf di Masjid Nurul Tajdid, serta partisipasi dalam pelatihan mubalig. Program mudik belum terlaksana, namun Lazismu tetap berkontribusi melalui posko Kementerian Agama. Selain itu, Selain itu, Lazismu juga menerima bantuan sarana dan prasarana kebersihan masjid dari H. Yasin Azis melalui Dewan Masjid yang difasilitasinya.


Lazismu Barru berharap terus mendapatkan bimbingan dari Lazismu Wilayah dan PDM Barru. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) yang sebelumnya digelar di Kabupaten Enrekang sebelum Ramadan.


Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat Syariah Lazismu Barru, Dr. Arham Djauharuddin, menegaskan bahwa Lazismu merupakan gerakan inti Muhammadiyah dalam menghimpun dan menyalurkan zakat.


“Semangat berbagi tidak hanya membantu sesama, tetapi juga memperkuat institusi Muhammadiyah. Namun, kesadaran masyarakat untuk berzakat masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama,” ujarnya.


Ketua Lazismu PW Sulawesi Selatan Prof. Mahmuddin menambahkan, penguatan kantor layanan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan penghimpunan zakat. Ia juga mengungkapkan bahwa masih terdapat beberapa daerah yang masuk kategori “zona merah”.


“Lazismu memiliki tugas utama menghimpun, mendistribusikan, dan melaporkan dana secara transparan. Target nasional yang awalnya Rp10 miliar saat Rakernas, kini meningkat menjadi Rp16 miliar pada Rakerwil,” jelasnya.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa Lazismu Sulawesi Selatan akan terus bekerja secara profesional dan transparan dalam mengelola dana umat, sejalan dengan semangat khairu ummah (umat terbaik).

Di akhir kegiatan, Ketua PDM Barru Drs. Ahmad Jamaluddin, M.M. secara resmi membuka RAKERDA Lazismu Barru sekaligus menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan dengan lancar. Ia menilai, meskipun pergerakan Lazismu masih terbatas, namun kiprahnya terus berlanjut dan mampu memberikan dampak besar bagi umat.


Ia juga menegaskan bahwa Lazismu bukanlah organisasi yang telah lama berdiri, namun mampu menghadirkan berbagai inovasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk penguatan peran Muhammadiyah di tengah masyarakat.