KESEHATAN
Beranda / KESEHATAN / Cegah Corona, Bupati Barru dan Gurutta Bahas Penyambutan Santri di DDI Mangkoso

Cegah Corona, Bupati Barru dan Gurutta Bahas Penyambutan Santri di DDI Mangkoso

AK77NEWS.COM, BARRU- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru dan Pengurus Pondok Pesantren DDI Mangkoso, duduk bersama untuk membahas mengenai penyambutan ribuan santri yang akan datang dari berbagai daerah di Pesantren tersebut.

Ketua Umum DDI Mangkoso, Anregurutta Faried Wadjedy, menyampaikan, pasca-libur Ramadan dan idul fitri, santri akan kembali lagi ke pesantren. Sesuai rencana, dibagi menjadi dua gelombang. Pertama, 15 Juni, dan kedua mulai 7 Agustus untuk santri baru.

Karena itu, lanjutnya pengurus DDI Mangkoso merasa berkepentingan meminta pandangan dari Pemkab Barru, terutama mengenai standar protokol kesehatan pencegahan corona, agar para santri benar-benar terhindar dari wabah itu.

“Rapat koordinasi ini bertujuan meminta masukan atau petunjuk pemerintah mengenai penyambutan (ribuan santri dari berbagai daerah)” kata Gurutta saat rapat bersama dengan Bupati Barru Suardi Saleh, Wakil Bupati Nasruddin AM, serta sejumlah pengurus dan guru di lingkup DDI Mangkoso di Kampus II Tonronge, Rabu (03/06/2020).

Rapat yang turut dihadiri kepala Dinas Kesehatan Barru dan direktur RSUD Barru, menyepakati beberapa poin.

Krisis Air di Musim Kemarau, RSUD La Patarai Barru Tetapkan Status Darurat dan Aktifkan HICS

Diantaranya, santri yang baru kembali ke pesantren, harus mematuhi standar protokol kesehatan. Seperti kondisi santri dalam keadaan sehat, dan harus membawa keterangan bebas Covid-19 yang dikeluarkan instansi di daerahnya masing-masing.

Begitupun pengantar santri maksimal dua orang, dan tidak diperkenankan masuk ke asrama santri. Melainkan hanya mendampingi atau mengantar masuk ke area pesantren. Disamping itu harus mematuhi aturan protokoler kesehatan. Seperti memakai masker.

Bupati Barru Suardi Saleh, menyampaikan apresiasi kepada pengurus DDI Mangkoso yang tetap terbuka untuk duduk bersama mengenai penyambutan ribuan santri. Ini sangat penting demi melindungi para santri dan tenaga pendidik di lingkungan pesantren.

“Mengingat banyak anak-anak kita (santri) berasal dari luar daerah (Barru), sehingga sangat penting menerapkan tata cara penyambutan dengan mematuhi standar protokol kesehatan. Ini adalah bagian mencegah penyebaran Covid-19,” sebut Suardi Saleh.

Berdasarkan pantauan, rapat koordinasi ini berjalan penuh keakaraban. Apalagi, baik Gurutta maupun Bupati Barru Suardi Saleh, selama ini memang dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat dan sentiasa tampil bersama diberbagai kegiatan keagamaan.

Kapus Palakka H. Takbir Jafar Raih Penghargaan Nasional 2026, Bupati Barru Beri Apresiasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalender

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930