Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / Kolaborasi Pemkab Barru-Unhas Dimulai, Jagung JJUH,Bupati Andi Ina : Dongkrak Produktivitas Petani

Kolaborasi Pemkab Barru-Unhas Dimulai, Jagung JJUH,Bupati Andi Ina : Dongkrak Produktivitas Petani

BARRU, AK77NEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Barru bersama Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) memulai pengembangan jagung unggul melalui penanaman perdana benih varietas JJUH (Jagung Jago Unhas) di lahan percontohan seluas 5 hektare milik Kelompok Tani Suka Damai, Desa Siawung, Kecamatan Barru, Jumat (7/8/2026).


Penanaman perdana ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang bagi petani Barru menjadi penangkar benih jagung unggul bertaraf nasional melalui kemitraan dengan Unhas dan Taiwan International Cooperation and Development Fund (ICDF Taiwan).


Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menegaskan keberhasilan pembangunan sektor pertanian membutuhkan kolaborasi semua pihak melalui konsep Pentahelix, yakni pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat, dan media.


“Kolaborasi ini menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan inovasi di sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen mendukung setiap upaya yang mampu meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” kata Andi Ina.


Menurutnya, penanaman jagung pada musim kemarau memang menjadi tantangan. Namun dengan penggunaan benih unggul, penerapan teknologi, serta pendampingan yang intensif, tanaman ditargetkan dapat dipanen dalam waktu sekitar tiga bulan.

Resmi Disepakati, Turun Sawah MT I Desa Manuba Barru Dimulai 19 Oktober dan Tabela 18 November


Bupati juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mendampingi petani agar program berjalan optimal.
“Kehadiran penyuluh harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani.

Pendampingan yang konsisten menjadi kunci keberhasilan program, dan kinerja penyuluh akan terus kami evaluasi,” tegasnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Dr. Ir. Rismaneswati, S.P., M.P., menjelaskan bahwa program Jagung JJUH merupakan bagian dari kerja sama Fakultas Pertanian Unhas dengan ICDF Taiwan yang sebelumnya berhasil mengembangkan program padi selama enam tahun di sepuluh kabupaten di Sulawesi Selatan.


Memasuki periode 2026–2028, kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan jagung, dengan Kabupaten Barru ditetapkan sebagai salah satu dari lima daerah penangkaran benih induk (parent seed).
“Ini merupakan kepercayaan sekaligus peluang besar bagi petani Barru untuk naik kelas sebagai penangkar benih berkualitas,” ujarnya.


Prof. Rismaneswati menambahkan, hasil panen berupa tongkol jagung dari lahan penangkar akan dibeli langsung oleh Unhas bersama ICDF Taiwan untuk diproses menjadi benih sebar yang akan didistribusikan kepada petani di berbagai daerah.


Untuk menjamin mutu benih, Unhas bersama ICDF Taiwan menyiapkan sarana pendukung, tenaga pendamping lapangan, serta pembinaan teknis secara berkelanjutan agar petani mampu menghasilkan benih sesuai standar.

Krisis Air di Musim Kemarau, RSUD La Patarai Barru Tetapkan Status Darurat dan Aktifkan HICS


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Wakil Ketua DPRD Barru Andi Yenni, S.E., Anggota DPRD Barru Herman Jaya, S.Ft., unsur Forkopimda, jajaran akademisi Unhas, perwakilan Taiwan Technical Mission Dr. Muhammad Fuad, perwakilan Bulog Parepare, BPS Barru, Bank Mandiri Barru, Kepala Desa Siawung, Ketua KTNA Kabupaten Barru, serta kelompok tani se-Desa Siawung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalender

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930