BARRU AK77NEWS.COM – Lautan jemaah dari berbagai unsur masyarakat memenuhi Lapangan Pondok Pesantren Modern Kurir Langit, Jumat (18/9/2026) pagi. Dalam suasana haru dan penuh kekhusyukan, mereka menundukkan kepala dan menengadahkan tangan, menyatukan doa dalam Barru Bermunajat yang dirangkaikan dengan Salat Istisqa, memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT agar hujan segera diturunkan.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama suaminya, Ir. Muhammad Yulianto Badwi, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang, serta Ketua TP PKK Kabupaten Barru Andi Milawaty Abustan, turut hadir dan larut dalam kekhusyukan bersama masyarakat.
Bertindak selaku Imam dan Khatibf (H.C.) Dr. H. Muhammad Aydi Syam, S.HI., M.HI.Dalam khutbahnya, Prof. Aydi Syam mengajak seluruh jemaah untuk bertaubat, meninggalkan maksiat, dan kembali menjalankan perintah Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki dosa dan kesalahan, baik pemerintah, ulama, maupun masyarakat.
Menurutnya, momentum tersebut bukan semata-mata tentang memohon turunnya hujan, tetapi juga kesempatan untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri. Dengan wasilah taubat dan ketaatan, ia mengajak masyarakat memohon agar Allah SWT mendatangkan pertolongan-Nya, memberikan kemudahan, menjauhkan dari musibah, serta menjadikan segala ikhtiar sebagai kebaikan bagi Kabupaten Barru.
Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya Barru Bermunajat. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama berdoa dan bermunajat, dengan harapan membawa kebaikan bagi daerah.
“Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama berdoa dan bermunajat, dengan harapan menjadi kebaikan bagi daerah. Kami hadir sebagai pemerintah dan menyatu bersama masyarakat. Kegiatan ini untuk kemaslahatan kita bersama,” ujar Bupati.
Pagi itu, doa dan taubat menjadi satu. Pemerintah dan masyarakat berdiri dalam saf yang sama, membawa harapan yang sama: agar rahmat Allah SWT turun membasahi bumi Barru dan keberkahan menyertai seluruh masyarakatnya.

Komentar