Herdiman Tabi pada LAINNYA
30 Des 2021 09:59 - 2 menit reading

Anggota Dewan Muh.Aras Serahkan 1 Unit Bus ke Pesantren Attaufiq Tanete Barru

AK77NEWS.COM, BARRU–Anggota Komisi V DPR RI Dr. H. Muh. Aras, S.Pd., M.M., Fraksi PPP menyerahkan 1 unit Bus Sekolah kepada Pondok Pesantren (Pontren) Attaufiq Tanete Barru.

Penyerahan ini dilaksanakan dalam suatu acara di Kantor Terminal Pekkae Barru, Rabu, 29 Desember 2021. Kehadiran Anggota DPR RI tersebut disambut dengan tarian padduppa.

Pada acara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Sulselbar, Suaria Abdi, S.T., M.T., dalam sambutannya mengharapkan dengan bantuan pemerintah berupa 1 unit Bus Sekolah kepada Pontren Attaufiq Tanete Barru dapat membantu pelaksanaan operasional mobilitas Pesantren.

Kepala Kantor Kemenag Barru, . H. Safaruddin, M.Ag. menyampaikan apresiasi kepada Dr. Aras selaku Anggota Komisi V DPR RI yang menaruh perhatian membantu kelancaran operasional pendidikan di Kabupaten Barru, khususnya kepada Pontren Attaufiq.

Pondok Pesantren merupakan satu-satunya benteng terakhir moral bangsa.

Disampaikan, sesuai informasi, terdapat 200 unit mobil bus sekolah diserahkan pemerintah pusat kepada pondok pesantren di seluruh Indonesia pada 2021 ini dan yang masuk di Kabupaten Barru terdapat 3 unit, 1 Pontren Attaufiq Tanete dan 2 unit di Pontren DDI Mangkoso.

Atas nama Ka. Kan. Kemenag Barru dan pribadi melalui Dr. Aras menitipkan salam kepada Menteri Agama sekeluarga dan Menteri Perhubungan sekeluarga atas perhatiannya membantu Pondok Pesantren dalam pelaksanaan operasional mobilitas Pondok Pesantren di Kabupaten Barru.

Wakil Bupati Barru, Aska Mappe, dalam sambutannya, menyampaikan banyak terima kasih kepada Dr. Aras selaku Anggota Komisi V DPR RI atas perhatiannya terhadap Pondok Pesantren dengan dana aspirasinya dapat membantu bus sekolah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Wakil Bupati Barru ini mengingatkan, agar warga melaksanakan vaksin Covid 19. Dikatakan, dengan wabah ini telah banyak mempengaruhi menurunnya tingkat pendapatan ekonomi masyarakat. Bahkan, lanjut Aska Mappe, dengan wabah ini menghambat peningkatan iman kita, seperti sudah 2 tahun terakhir ini pemberangkatan ibadah haji tertunda.