AK77NEWS.COM, PAREPARE–Covid-19 di indonesia masih belum mereda, dampaknyapun dihampir semua sektor salah satunya ekonomi, pemerintah mengeluarkan kebijakan pemberian bantuan, bahkan saat ini pemerintah telah memperluas sasaran penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Kali ini, giliran tenaga pendidik dan guru non-PNS akan mendapat bantuan hibah sebesar Rp 1,8 juta. Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Hamka Idris S.Pd merespon baik kebijakan tersebut yang dinilai dapat membantu pendidik atau tenaga honorer.
“Bantuan itu telah diterima para honorer dan tentu sangat membantu masyarakat khususnya tenaga pendidik,” katanya.
Kebijakan itu sebagai solusi Pemulihan Ekonomi Nasional. Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyebutkan, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan ekonomi para dosen, guru, dan tenaga kependidikan non-PNS yang selama ini ikut terdampak pandemi COVID-19.
“Ini untuk menjawab, Kemendikbud bukan hanya untuk sekolah negeri dan guru PNS saja. Tapi untuk semua. Karenanya, kami bertekad dan berjuang, alhamdulillah dengan dukungan, kami dapat Rp 3,6 triliun untuk 2 juta tenaga pendidik kita,” kata Nadiem dalam Keterangan Pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (25/11/2020) lalu.