BARRU, AK77NEWS.COM — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia melalui Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Wilayah Sulawesi Selatan meninjau langsung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 di Kabupaten Barru, Senin (29/9/2026).

Peninjauan dilakukan di 5 titik pembangunan KNMP, yakni Kupa, Siddo, Takkalasi, Sumpang Binangae, dan Mate’ne.

Tim Monev dipimpin Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan, Dr. Y Paonganan, S.Si., M.Si., selaku Ketua Rombongan Tim Monev Wilayah Sulawesi Selatan.

Kunjungan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Barru H. Muhammad Ushuluddin, ST., M.Si. bersama jajaran, koordinator dan penyuluh perikanan Kabupaten Barru, para kepala desa dan lurah lokasi KNMP, pihak rekanan pelaksana pembangunan, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah.
Turut hadir pengurus Kopdes Merah Putih di lokasi KNMP dan kelompok-kelompok nelayan yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan serta pemanfaatan program.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Barru, H. Muhammad Ushuluddin, mengatakan kunjungan Tim Monev KKP RI bertujuan melihat langsung kondisi pembangunan di lapangan.
“Alhamdulillah, hari ini kita menerima kunjungan Tim Monev dari KKP RI. Ini bentuk keseriusan pemerintah pusat memastikan program Kampung Nelayan Merah Putih di Barru berjalan sesuai perencanaan,” ujarnya.
Kepala Dinas Perikanan Barru, H. Muhammad Ushuluddin, ST., M.Si., memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 5 Barru terus dikawal termasuk di Matene yang sudah selesai kontraknya.
“Alhamdulillah, khusus KNMP Matene sudah rampung 100 persen karena dikerjakan lebih awal. Sementara 4 lokasi lain masih berproses,” ujar Ushuluddin.
Kadis menambahkan, Tim KKP menginstruksikan rekanan mempercepat pekerjaan sesuai batas waktu dan meminta sinergitas serta dukungan penuh warga dan pemerintah setempat.
Tim Monev melakukan pengecekan terhadap sejumlah aspek pembangunan, mulai dari layout bangunan, progres fisik hingga berbagai kendala teknis yang dihadapi dalam pelaksanaan pekerjaan.
Dalam peninjauan tersebut, Tim Monev KKP RI juga memberikan arahan kepada pihak rekanan agar mempercepat pekerjaan sesuai batas waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak.
Percepatan pembangunan tersebut diharapkan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan sehingga KNMP dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.
Ketua Tim Monev Wilayah Sulsel, Dr. Y Paonganan, menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pihak pelaksana, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh rekanan, tetapi juga dukungan masyarakat dan pemerintah setempat. Kita berharap semua bersinergi,” tegasnya.
Pemerintah desa dan kelurahan di lima titik pembangunan KNMP menyambut baik program tersebut.
Dukungan juga datang dari aparat kewilayahan, pengurus Kopdes Merah Putih, serta kelompok nelayan.
Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu mendorong penataan kawasan pesisir sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat nelayan melalui pengembangan sarana, kelembagaan, dan potensi ekonomi perikanan.
Turut hadir, jajaran Dinas Perikanan, Penyuluh Perikanan, Kades/Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pengurus Kopdes Merah Putih, kelompok nelayan, dan pihak rekanan.

Komentar