BARRU, AK77NEWS.COM–Malam puncak Festival Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) Mallusetasi 2026 berlangsung sangat meriah dan dipadati ribuan pengunjung. Lapangan Sepak Bola Palanro, Desa Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, benar-benar berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu malam, 19 September 2026.
Sejak sore hari, warga dari berbagai desa di Mallusetasi dan sekitarnya mulai memadati area lapangan. Puluhan tenant UMKM yang menjajakan kuliner, mulai dari makanan tradisional hingga jajanan modern, tampak diserbu pembeli. Panggung hiburan yang menghadirkan musik dan berbagai pertunjukan kesenian menambah semarak suasana malam puncak.
Kegiatan yang telah berlangsung selama sepekan ini ditutup secara resmi dengan kehadiran Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, http://M.Si., Camat Mallusetasi Andi Sandy Mulaputra, S.E., M.M., Ketua TP PKK Kecamatan Mallusetasi Andi Dhea Denada Putri yang juga selaku Ketua Panitia Pujasera Mallusetasi 2026, serta Kepala Desa Cilellang Verawati Sukiman, para kepala desa, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Mallusetasi Andi Sandy Mulaputra menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas suksesnya penyelenggaraan festival yang murni digagas oleh anak-anak muda Mallusetasi.
Menurutnya, Festival Pujasera Mallusetasi 2026 bukan sekadar ajang kuliner, melainkan bukti nyata kreativitas pemuda dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Tingginya antusiasme masyarakat yang hadir setiap malam menunjukkan bahwa kegiatan positif seperti ini sangat dirindukan.
“Ini kegiatan yang sangat luar biasa yang digagas oleh anak-anak muda kita. Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kami berharap kegiatan Pujasera ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tapi bisa dilaksanakan secara rutin, bahkan setiap bulan,” ujar Andi Sandy.
Ia menambahkan, dengan digelar rutin, Pujasera akan menjadi ruang permanen bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang, berinovasi, dan meningkatkan pendapatan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Barru yang telah meluangkan waktu hadir dan membersamai masyarakat di malam puncak.
Sementara itu, Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, http://M.Si., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai Pujasera Mallusetasi 2026 berhasil mengkolaborasikan antara hiburan rakyat, pelestarian kuliner, dan pemberdayaan UMKM.
Menurut Wabup, kehadiran puluhan pelaku UMKM, baik dari wilayah Mallusetasi maupun dari luar Kabupaten Barru, telah menciptakan perputaran ekonomi yang nyata di tingkat kecamatan.
“Kegiatan ini luar biasa. Tidak hanya memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka. Kalau bisa kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap bulan, sehingga dapat menghidupkan para pelaku UMKM. Ada perputaran ekonomi yang tentunya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” tegas Abustan.
Lebih lanjut, Wabup berharap pada pelaksanaan berikutnya, Pujasera dapat lebih banyak melibatkan tenant yang menjual kue-kue tradisional khas Bugis-Mallusetasi. Sehingga kuliner khas daerah dapat semakin dikenal luas dan menjadi identitas serta daya tarik tersendiri dari kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Wabup juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta upaya pencegahan kebakaran di musim kemarau. Ia turut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan Kabupaten Barru agar senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan.
Usai sambutan, Wakil Bupati Barru bersama Camat Mallusetasi berkesempatan menyerahkan hadiah dan piala kepada para pemenang berbagai lomba yang telah dilaksanakan selama rangkaian Festival Pujasera Mallusetasi 2026, mulai dari lomba kuliner, lomba anak, hingga lomba seni.
Ketua Panitia Pelaksana, Andi Dhea Denada Putri, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barru, Pemerintah Kecamatan Mallusetasi, dan semua sponsor yang terus memberikan ruang dan dukungan kepada anak-anak muda untuk berkreasi.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati Barru yang telah hadir membersamai kami pada malam puncak Pujasera Mallusetasi 2026. Terima kasih juga kepada seluruh panitia yang telah bekerja siang malam sejak awal hingga akhir kegiatan,” ujar Dhea.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelaku UMKM dan pengunjung apabila selama sepekan pelaksanaan terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun hal-hal yang kurang berkenan.
Kemeriahan malam puncak Festival Pujasera Mallusetasi 2026 kemudian ditutup dengan pesta kembang api yang spektakuler menghiasi langit Palanro. Sorak sorai dan tepuk tangan masyarakat pecah menyaksikan indahnya kembang api sebagai tanda berakhirnya festival.
Sejumlah warga mengaku senang dan bangga dengan adanya kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Senang sekali ada Pujasera di sini. Selain bisa jalan-jalan malam, anak-anak terhibur, kita juga bisa beli banyak jajanan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan bisa dilaksanakan kembali tahun depan dengan lebih meriah,” harap salah seorang warga Palanro.

Komentar