BARRU AK77NEWS.COM— Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, semakin meriah dengan pertandingan permainan tradisional mangasing atau massalo, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai permainan gobak sodor.
Pertandingan kali ini mempertemukan tim perempuan Pemerintah Desa (Pemdes) Siddo dengan tim perempuan BPD Siddo. Pertandingan berlangsung seru, penuh semangat dan diwarnai teriakan penonton yang memberikan dukungan kepada masing-masing tim.
Tim perempuan Pemdes diperkuat oleh Merie, Fajriana, Hasni, dan Winda, sementara tim perempuan BPD diperkuat oleh Hartini, Ria, Nani, dan Harmawati.
Sejak permainan dimulai, tim BPD tampil cukup dominan. Gerakan cepat dan kekompakan pemain BPD membuat pertandingan berlangsung sengit. Teriakan penonton pun terdengar semakin ramai setiap kali pemain berhasil melewati penjagaan lawan.
Namun, tim Pemdes tidak tinggal diam. Perlahan mereka mampu membalikkan keadaan dan memberikan tekanan kepada lawan. Aksi saling mengejar dan menghindari sentuhan membuat suasana pertandingan semakin menarik.
Sorakan penonton terus bergema hingga pertandingan memasuki babak akhir.
Di tengah sengitnya pertandingan, muncul satu tim yang tampil mengejutkan dan berhasil menunjukkan kekompakan luar biasa, yakni Tim Mama Rempong.
Tim yang diperkuat Selvi, Falma, Tuti, dan Riska tersebut tampil penuh percaya diri.
Hebatnya lagi, keempat pemain Mama Rempong memiliki hubungan keluarga. Mereka merupakan saudara, keponakan, dan menantu yang tampil bersama dalam satu tim.
Kekompakan keluarga tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Komunikasi antarpemain terlihat begitu cair, seolah sudah memahami gerakan masing-masing sejak awal permainan.
Permainan semakin sengit ketika tim Pemdes berusaha mempertahankan keunggulannya.
Namun hingga pertandingan berakhir, Tim Pemdes akhirnya harus mengakui keunggulan Mama Rempong yang tampil sebagai juara.
Kemenangan Mama Rempong langsung disambut meriah oleh penonton. Sorakan dan tepuk tangan menggema sebagai bentuk apresiasi atas penampilan mereka yang dinilai kompak, lincah, dan penuh strategi.
Ketua BPD Siddo, Muhaemin Sabir dan Kepala Desa Siddo beserta jajaran , turut menyaksikan kemeriahan pertandingan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Siddo.
Permainan mangasing atau massalo sendiri merupakan permainan tradisional yang mengandalkan kecepatan, kelincahan, strategi, serta kerja sama tim. Dalam pertandingan tersebut, setiap tim diperkuat empat orang pemain.
Kegiatan ini bukan sekadar pertandingan untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, permainan tradisional menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat.
Kehadiran Tim Mama Rempong dengan komposisi pemain yang masih memiliki hubungan keluarga juga menjadi cerita menarik tersendiri dalam pertandingan tersebut.
Kekompakan mereka membuktikan bahwa ikatan keluarga dapat menjadi kekuatan ketika dipadukan dengan kerja sama dan strategi.
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Siddo pun semakin terasa semarak yang berlangsung mulai Jumat hingga Ahad (28-30 Agustus) . Masyarakat tidak hanya menikmati perlombaan, tetapi juga kembali diingatkan akan pentingnya menjaga permainan tradisional sebagai bagian dari budaya dan kebersamaan.
Pada akhirnya, kemenangan Mama Rempong bukan hanya menjadi catatan sebagai juara, tetapi juga menjadi salah satu momen paling seru dan berkesan dalam kemeriahan HUT RI ke-81 di Desa Siddo.
Selain tim Pemdes dan BPD, mangasing juga diikuti Kader Kesehatan, para ibu RT, serta kelompok masyarakat Desa Siddo. Perlombaan berlangsung semakin meriah dengan pengawalan juri Rahman. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT RI ke-81 sekaligus mempererat silaturahmi dan kekompakan warga.

Komentar