Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / Barru Perkuat Manajemen Talenta ASN, Wakil Bupati Abustan Dorong Talenta ASN Segera Diimplementasikan

Barru Perkuat Manajemen Talenta ASN, Wakil Bupati Abustan Dorong Talenta ASN Segera Diimplementasikan

MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berbasis kompetensi.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui kehadiran Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang yang mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari pada Pembukaan Ekspose Manajemen Talenta Wilayah Sulawesi Selatan Tahap II Tahun 2026 di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan dibuka langsung Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., dan dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar, para bupati/wali kota atau perwakilan, serta Kepala BKPSDM se-Sulawesi Selatan.

Ekspose tahap II menjadi bagian dari percepatan penerapan manajemen talenta di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Pada tahap sebelumnya, 11 instansi berada pada tahap II untuk melakukan ekspose, sembilan instansi tahap I telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Manajemen Talenta, sementara lima instansi telah melakukan pengisian jabatan melalui mekanisme manajemen talenta.

Audiensi dengan Wagub Sulsel, Bupati Barru Dorong Potensi Daerah Jadi Sumber Ekonomi Baru

Kabupaten Barru menjadi salah satu dari sembilan daerah yang telah mendapatkan SK Manajemen Talenta. Capaian tersebut menunjukkan Barru telah berada dalam jalur implementasi manajemen talenta ASN dan menjadi salah satu daerah yang lebih awal menerapkan sistem pengelolaan talenta di Sulawesi Selatan.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mendorong Sulawesi Selatan menjadi contoh praktik terbaik (best practice) dalam penerapan manajemen talenta ASN. Menurutnya, Sulsel berpeluang menjadi provinsi pertama di luar Jawa yang seluruh pemerintah provinsi dan 24 kabupaten/kotanya menerapkan manajemen talenta.

Zudan menjelaskan, manajemen talenta merupakan bagian penting dari sistem merit untuk memastikan ASN terbaik ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensi, potensi, dan kebutuhan organisasi. Sistem ini juga memungkinkan pemerintah menemukan sekaligus mengembangkan talenta ASN guna mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Ia turut menekankan pentingnya perubahan pola kerja birokrasi melalui digitalisasi, inovasi, integritas, dan tata kelola yang lebih adaptif. Pemerintah daerah juga diminta memperkuat manajemen risiko, baik risiko operasional, keuangan, administrasi maupun reputasi.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmennya agar penerapan manajemen talenta di Sulsel mencapai 100 persen.

Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Jembatan Perintis Garuda di Bottoe, Bupati Barru: Harapan Baru bagi 90 KK

“Sulawesi Selatan harus semuanya 100 persen manajemen talenta. Tidak terkecuali, tidak boleh ada pengecualian,” tegas Andi Sudirman.

Menurutnya, manajemen talenta memberikan kesempatan kepada ASN untuk berkembang berdasarkan kompetensi dan potensi yang dimiliki.

“Talenta itu kadang tidak terlihat. Kita baru tahu setelah diberikan kesempatan,” ujarnya.

Menanggapi penerapan manajemen talenta tersebut, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang berharap talent pool dapat segera diimplementasikan secara optimal.

Menurut Abustan, keberadaan talent pool akan membantu pemerintah menentukan pejabat yang ditempatkan pada suatu jabatan secara lebih objektif, berbasis kompetensi, serta sesuai kebutuhan organisasi.

Buka Lebih Banyak Peluang Kerja, Lobi Bupati Andi Ina Hadirkan 37 Paket Pelatihan Vokasi

“Ya, mudah-mudahan talent pool ini bisa diimplementasikan sesegera mungkin, sehingga kita dalam menentukan pejabat yang mau ditempatkan itu tidak mengalami lagi kendala,” ujarnya usai kegiatan.

Ia menilai penerapan talent pool juga akan mendorong terciptanya birokrasi yang lebih lincah atau agile. Proses penempatan pejabat yang berbasis kompetensi dan data talenta diharapkan dapat meminimalkan dinamika maupun persoalan antarkandidat.

“Sehingga bisa menjadikan birokrasi yang lincah atau agile. Kemudian tidak ada riak-riak antara satu calon dengan yang lainnya,” pungkasnya.

(Humas IKP Barru/AK77NEWS.COM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31