BARRU AK77NEWS.COM— Perjalanan panjang Saparuddin, S.SPd.I., M.Ps., LG., Gr., di dunia dakwah dan pendidikan kembali mendapat apresiasi. Putra asli Kabupaten Barru ini sukses meraih gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Jami’ah Islam Syech Daud Al-Fathani, Thailand.
Penganugerahan gelar tersebut tidak diraih begitu saja.
Saparuddin mengungkapkan, dirinya merupakan salah satu dari banyak peserta yang mengikuti proses seleksi dan penilaian.
“Banyak yang mengikuti seleksi dan salah satunya kami yang mendapatkan. Kurang lebih empat bulan saya mengirimkan CV, kemudian kami dipantau oleh guru besar di Universitas Al-Fathani, termasuk jejak digital, aktivitas dakwah dan pengabdian yang selama ini kami lakukan,” ungkap Saparuddin kepada media Selasa (25/08/2026).
Menurutnya, proses penilaian tidak hanya melihat latar belakang pendidikan, tetapi juga rekam jejak dakwah, pendidikan, pembinaan yayasan serta kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.
Putra Batupute, Meniti Jalan Pendidikan
Saparuddin lahir di Batupute, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, 11 Juli 1988. Ia mengawali pendidikan di SD Inpres Batupute, kemudian melanjutkan pendidikan di MTs DDI Cilellang dan MA DDI Takkalasi.
Pendidikan tingginya ditempuh di STAI DDI Mangkoso hingga meraih gelar S1. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan S2 di IAIN Parepare.
Di tengah kesibukan berdakwah dan mengajar, Saparuddin juga membangun keluarga bersama istrinya, Umi Muhaiminah, S.Pd. Keduanya telah dikaruniai dua orang anak.Ustas Jebolan AKSI Indosiar juga menjadi tenaga pendidik di UPTD SDN 176 Barru
Dari Panggung Televisi hingga Dakwah di Masyarakat
Nama Saparuddin mulai dikenal lebih luas melalui kiprahnya di dunia dakwah dan televisi. Ia merupakan alumni AKSI Indosiar 2013 serta pernah mengikuti program Beraksi di Rumah Saja.
Jejak dakwahnya juga terlihat melalui keterlibatannya dalam pengisian program ASNUS TV One dan program Ustad Gaul Fajar TV.
Pengalaman tampil di berbagai program tersebut menjadi modal berharga bagi Saparuddin untuk terus mengembangkan dakwah dengan pendekatan yang komunikatif dan dekat dengan masyarakat.
Tidak berhenti di layar televisi, ia kemudian aktif membangun pembinaan keagamaan di daerah melalui pendidikan dan kegiatan dakwah.
Aktif Membina Generasi Muda
Dalam kiprahnya di masyarakat, Saparuddin dipercaya sebagai Ketua Yayasan Rumah Tahfidz dan Dakwah DDI Batupute, sekaligus Kepala MDTA DDI Batupute.
Ia juga dipercaya memimpin Komunitas Pendakwah Keren Kabupaten Barru serta menjabat sebagai Ketua Dai Muda Kabupaten Barru.
Berbagai aktivitas tersebut menjadi bagian dari pengabdian Saparuddin dalam membina generasi muda, khususnya melalui pendidikan agama, tahfiz Al-Qur’an dan dakwah.
Apresiasi terhadap kiprahnya pun datang dari berbagai pihak.
Ucapan dan dukungan di antaranya disampaikan oleh Kementerian Haji, Pemerintah Kabupaten Barru serta pihak dari Kabupaten Maros.
Bagi Saparuddin, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi. Gelar Doktor Honoris Causa justru menjadi amanah untuk terus meningkatkan pengabdian.
“Semoga berkah dan bisa memberikan manfaat, khususnya untuk Kabupaten Barru. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, berdakwah dan berbagi ilmu kepada masyarakat,” tuturnya.
Dari Batupute, Soppeng Riaja, Saparuddin kini membawa perjalanan dakwahnya ke panggung yang lebih luas. Perjalanan dari madrasah, kampus, panggung televisi hingga ruang-ruang pengabdian masyarakat menjadi bukti bahwa dakwah dan pendidikan dapat berjalan beriringan.
Gelar Doktor Honoris Causa yang diraihnya pun diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Barru untuk terus menuntut ilmu, berkarya dan mengabdikan diri bagi masyarakat.

Komentar