BARRU, AK77NEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat upaya pemberantasan peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal. Salah satunya melalui Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Pelaksana Kegiatan BKC Ilegal “Pengenalan Pita Cukai” Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Barru, Andi Syarifuddin. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pemahaman aparatur terhadap aturan cukai sekaligus kemampuan mengenali pita cukai asli untuk mendukung pengawasan di lapangan.
Menurut Andi Syarifuddin, pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal membutuhkan sinergi berbagai pihak agar potensi kerugian negara dapat ditekan dan masyarakat terlindungi dari produk yang tidak memenuhi ketentuan.
“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami regulasi yang berlaku, mengenali ciri-ciri pita cukai asli, serta mampu mengidentifikasi barang kena cukai resmi sehingga peredaran rokok ilegal dapat dicegah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemahaman terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 22 Tahun 2026 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT). Regulasi tersebut menjadi dasar pelaksanaan berbagai program, termasuk sosialisasi, edukasi, hingga penegakan hukum terkait barang kena cukai ilegal.
Dalam kesempatan itu, Sekda mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Bea Cukai, Satpol PP, dan unsur terkait lainnya dalam melakukan pengawasan serta memberikan edukasi kepada masyarakat.
Sementara itu, tim dari Kantor Bea Cukai Parepare membawakan materi mengenai ketentuan cukai, karakteristik pita cukai asli, hingga teknik identifikasi barang kena cukai ilegal yang kerap ditemukan di lapangan.
Pemkab Barru berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas aparatur sehingga pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal semakin efektif. Langkah ini juga dinilai penting untuk mendukung optimalisasi penerimaan negara sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat dan taat aturan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kantor Bea Cukai Parepare, Muh. Rizal, Padel M.K., Gerry T.S., dan Nursyakila, Kepala Satpol PP Damkar dan Penyelamatan Barru Wirman Firdaus, Kabag Perekonomian dan SDM Muhammad Nadir, serta jajaran anggota Satpol PP Kabupaten Barru. ()*

Komentar