BARRU AK77NEWS.COM – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk menciptakan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berkualitas. Ia menyatakan tidak ada ruang bagi narkoba, pornografi, kenakalan remaja, maupun perkawinan anak di Kabupaten Barru.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka “Sosialisasi Peran Forkopimda Dalam Penanganan Narkoba, Pornografi, Kenakalan Remaja dan Pencegahan Pernikahan Anak Wujudkan Generasi Emas Kabupaten Barru” yang berlangsung di Lantai 6 MPP, Kantor Bupati Barru, Jum’at (3/7/2026)
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina mengapresiasi Forkopimda Kabupaten Barru atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis dalam mendukung visi Kabupaten Barru, yakni Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan, dan Sejahtera Lebih Cepat.
“Kita tidak mungkin mencapai kemajuan yang berkelanjutan dan kesejahteraan yang lebih cepat tanpa didukung fondasi generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari berbagai penyakit sosial,” tegasnya.
Bupati menekankan kekuatan terbesar Kabupaten Barru terletak pada kualitas sumber daya manusianya. Para pelajar yang hadir, lanjutnya, adalah calon pemimpin yang akan memegang estafet kepemimpinan pada era Indonesia Emas 2045.
“Yang kita harapkan adalah lahir generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, serta bersih secara spiritual. Itulah generasi emas yang harus kita siapkan mulai hari ini,” ujarnya
Pada kesempatan itu, Andi Ina mengingatkan tiga persoalan utama yang menjadi ancaman serius: penyalahgunaan narkoba dan pornografi, kenakalan remaja, serta perkawinan anak.
Ia menyebut narkoba dan pornografi sebagai kombinasi berbahaya. Narkoba merusak fisik dan mental, sementara pornografi perlahan merusak cara berpikir, menurunkan konsentrasi, dan mengikis nilai-nilai moral.
“Anak-anakku, jangan pernah mencoba narkoba maupun terjebak dalam kecanduan pornografi. Tidak ada ruang untuk kedua hal itu di Kabupaten Barru. Katakan tidak pada narkoba dan bentengi diri dalam menggunakan gadget agar tidak merusak moral kalian,” pesannya.
Bupati juga mengajak pelajar agar tidak menghabiskan masa muda untuk balapan liar, tawuran, atau tindakan melanggar hukum. Ia mendorong agar energi disalurkan ke organisasi sekolah, Pramuka, olahraga, seni, hingga komunitas literasi.
“Energi kalian terlalu mahal untuk dihabiskan di jalanan tanpa arah. Salurkan pada kegiatan yang membangun prestasi dan masa depan,” katanya.
Perhatian khusus juga diberikan pada pencegahan perkawinan anak. Menurut Bupati, pernikahan dini sering memutus pendidikan, meningkatkan risiko kesehatan ibu dan anak, memicu stunting, hingga menimbulkan persoalan ekonomi keluarga.
“Pendidikan harus menjadi prioritas. Jangan redupkan cita-cita anak-anak kita. Berikan mereka kesempatan mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan ekonomi sebelum membangun rumah tangga,” ujarnya.
Kepada kepala sekolah dan guru, Bupati menitipkan amanah agar sekolah menjadi pusat pembentukan karakter. Ia meminta sekolah memperkuat komunikasi dengan orang tua serta melakukan deteksi dini terhadap potensi penyimpangan perilaku siswa.
“Jadikan sekolah sebagai tempat membangun karakter. Guru adalah pilar utama dalam melahirkan generasi Barru yang unggul dan berintegritas,” tegasnya.
Di hadapan pelajar, Andi Ina berpesan agar tidak mudah terpengaruh anggapan bahwa perilaku menyimpang adalah keren.
“Yang benar-benar keren adalah ketika kalian berprestasi, membanggakan orang tua, dan menjadi agen perubahan bagi Kabupaten Barru,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Bupati berharap materi sosialisasi diteruskan kepada guru, keluarga, dan seluruh pelajar di Barru agar gerakan pencegahan menjadi gerakan bersama.
“Jaga diri kalian dan jaga masa depan Kabupaten Barru yang kita cintai. Barru Maju, Generasi Emas Hebat,, OK Sih..!!” pungkasnya.
Turut hadir Wakil Ketua 2 DPRD Barru, Kajari Barru, Ketua Pengadilan Negeri Barru, Pasi Intel Kodim 1405/Parepare, Sekda Barru, Kasat Narkoba Polres Barru, Kepala Badan Kesbangpol, Sekretaris Dinas Pendidikan, para Kepala Sekolah, Pengawas SD-SMA/SMK se-Kab. Barru, serta ratusan pelajar.
(Humas Barru/YWBL)

Komentar