BARRU, AK77NEWS.COM – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk terus memperjuangkan kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), meski insentif Rp5 miliar yang telah dialokasikan dalam APBD 2026 belum dapat direalisasikan.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka Diklat Peningkatan Kapasitas Guru PAUD dalam Penanganan Stunting di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, Senin 29/6/2026.
Terbentur Regulasi Pemerintah Pusat
Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh guru PAUD atas belum cairnya insentif yang telah dianggarkan.
“Anggaran itu sudah ada di batang tubuh APBD 2026, nilainya sekitar Rp5 miliar untuk seluruh guru PAUD. Tetapi kami tidak memiliki dasar hukum untuk mencairkannya,” ujar Andi Ina.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah menyiapkan skema pendanaan melalui APBN. Sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan, bantuan untuk tujuan yang sama tidak diperkenankan berasal dari dua sumber anggaran.
“Kalau pemerintah daerah memaksakan, maka kebijakan itu berpotensi menjadi temuan BPK dan menimbulkan konsekuensi hukum maupun administrasi. Saya tidak ingin ibu-ibu menerima bantuan hari ini, tetapi kemudian bermasalah di kemudian hari,” tegasnya.
Pastikan BOSP PAUD Tersalurkan, Cari Jalan Sesuai Aturan
Meski demikian, Bupati memastikan seluruh guru PAUD yang berhak telah menerima bantuan dari pemerintah pusat melalui mekanisme Bantuan Operasional Satuan Pendidikan BOSP PAUD. Ia meminta peserta Diklat mengangkat tangan jika masih ada yang belum menerima agar segera ditindaklanjuti.
“Pemerintah Kabupaten Barru tidak akan berhenti memperjuangkan. Saya minta Dinas Pendidikan terus mencari formulasi yang sesuai ketentuan perundang-undangan agar perhatian kepada guru PAUD tetap dapat diwujudkan,” katanya.
“Saya tidak ingin ada guru PAUD yang sama sekali tidak mendapatkan perhatian. Kita akan terus mencari jalan terbaik yang sesuai aturan,” tegas Bupati.
Apresiasi Dedikasi Guru PAUD
Pada kesempatan itu, Andi Ina mengajak seluruh guru PAUD untuk tetap semangat mengabdi. Ia menyebut dedikasi para guru dalam mendidik anak usia dini merupakan amal jariyah bagi masa depan generasi Kabupaten Barru.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta ratusan guru PAUD se-Kabupaten Barru.

Komentar