MAKASSAR, AK77NEWS.COM – Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PD PERPAMSI) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat melakukan audiensi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Selatan, Rabu (25/6/2026), guna memperkuat peran Satuan Pengawasan Internal (SPI) dalam mewujudkan tata kelola PDAM yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Audiensi berlangsung di Kantor BPKP Perwakilan Sulsel dan diterima langsung Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Mardiyanto Arif Rakhmadi, didampingi Koordinator Pengawas Bidang II Mohammad Syaifullah beserta jajaran. Sementara dari PD PERPAMSI Sulselbar hadir Ketua Arianto bersama Sekretaris dan empat Wakil Ketua.
Dalam pertemuan tersebut, BPKP menegaskan bahwa SPI memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai fungsi pengawasan, tetapi juga sebagai mitra manajemen dalam memastikan seluruh kebijakan dan operasional perusahaan berjalan sesuai ketentuan serta mendukung peningkatan efektivitas dan efisiensi layanan.
“SPI memiliki peran strategis untuk memastikan kebijakan dan kegiatan operasional perusahaan berjalan sesuai ketentuan. SPI juga diharapkan menjadi mitra manajemen dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Mardiyanto.
Ketua PD PERPAMSI Sulselbar, Arianto, menyambut baik arahan tersebut. Menurutnya, penguatan kapasitas SPI menjadi kebutuhan penting bagi seluruh PDAM dan Perumda Air Minum, terutama dalam menghadapi tuntutan peningkatan kualitas pelayanan sekaligus penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Ia menilai sistem pengawasan internal yang kuat akan menjadi fondasi dalam meningkatkan kinerja perusahaan, memperkuat akuntabilitas, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan air minum.
Melalui audiensi ini, PD PERPAMSI Sulselbar dan BPKP sepakat memperkuat sinergi melalui berbagai program pembinaan dan penguatan kapasitas SPI di lingkungan PDAM.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan perusahaan air minum daerah yang sehat, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan.

Komentar