BARRU AK77NEWS.COM– Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menegaskan Liga Ramang harus menjadi spirit kebangkitan sepak bola Kabupaten Barru sekaligus wadah pembinaan generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasi.
Hal itu disampaikannya saat mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari pada pembukaan Liga Ramang U-17 Kabupaten Barru 2026 di Lapangan Sepak Bola Sumpang Binangae, Senin sore [18/05/2026]. Hadir dalam kegiatan unsur Forkopimda, Sekda Barru, pimpinan OPD, Ketua KONI Barru, para camat, Danramil Barru, Lurah Sumpang Binangae, pengurus Askab PSSI Barru, pelatih, official, dan peserta turnamen.
Abustan menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Barru yang berhalangan hadir karena tugas luar daerah. Ia menyebut Liga Ramang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan upaya menjaga warisan dan semangat legenda sepak bola nasional asal Barru, Ramang.
“Ramang adalah kebanggaan Barru yang pernah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Karena itu, Liga Ramang harus terus hidup dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi di bidang sepak bola,” ujar Abustan.
Sebagai Ketua Askab PSSI Barru, Abustan menyebut kompetisi berkelanjutan penting untuk menciptakan sistem pembinaan atlet yang terarah. Pemkab Barru bersama Askab PSSI terus mendorong hadirnya event sepak bola agar pemain muda memiliki ruang kompetisi konsisten.
Saat ini Liga Ramang U-17 berjalan, dan akan dilanjutkan dengan U-12 serta Bupati Cup. “Ini bentuk kesinambungan pembinaan sepak bola agar anak-anak kita terus termotivasi meningkatkan kemampuan dan prestasinya,” jelasnya.
Ia optimistis dari Liga Ramang akan lahir atlet potensial yang membawa nama Barru ke level lebih tinggi. “Dengan latihan disiplin dan kompetisi rutin, bukan tidak mungkin dari Liga Ramang ini akan lahir pemain-pemain besar dari Kabupaten Barru di masa mendatang,” tuturnya.
Abustan juga mengingatkan peserta, official, pelatih, dan suporter menjunjung sportivitas dan menjaga kondusivitas selama turnamen. “Jadikan Liga Ramang sebagai ajang silaturahmi, memperkuat persatuan, dan membangun karakter generasi muda melalui semangat fair play,” pesannya.
Ketua Panitia Andi Rukaiyyah, S.E., menjelaskan turnamen ini menjadi wadah pembinaan, penyaluran bakat, serta pengembangan potensi atlet usia muda. Tujuannya menumbuhkan sportivitas, mental juara, dan mempererat silaturahmi antar Sekolah Sepak Bola [SSB] dan klub.
Liga Ramang U-17 2026 diikuti 12 tim kelompok umur 17 tahun kelahiran 2009 dari Kecamatan Barru, Tanete Rilau, Tanete Riaja, dan Balusu. Kompetisi berlangsung 13 hari: babak penyisihan 18–24 Mei 2026, dan final 3–8 Juni 2026 di Lapangan Sumpang Binangae.
Total hadiah pembinaan Rp13,3 juta disiapkan panitia. Juara 1 Rp5 juta, juara 2 Rp3 juta, juara 3 Rp2 juta, juara 4 Rp1,5 juta. Penghargaan individu juga diberikan untuk pemain terbaik, kiper terbaik, dan top skor.
Sebagai pembinaan berkelanjutan, panitia bersama Disparekrafpora Barru merencanakan Liga Ramang U-12 pada Agustus 2026.
Pembukaan diramaikan pertandingan ekshibisi antara tim Forkopimda dan Panpel melawan PWI Kabupaten Barru, dengan skor 2-1 untuk kemenangan Forkopimda Barru. Wakil Bupati Barru turut bermain bersama Kapolres Barru, Kasi Pidsus Kejari Barru, dan Kepala Disparekrafpora Barru. Gol dicetak Ashar dan Kapolres Barru, sementara gol balasan PWI dicetak Hasan Resy.