Herdiman Tabi pada Pemerintahan
23 Des 2025 07:40 - 2 menit reading

Wabup Barru Hadiri Ground Breaking Preservasi Jalan Paket 4 MYC di Wajo


Wajo, AK77NEWS.COM – Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menegaskan komitmennya dalam mendukung program pembangunan infrastruktur daerah saat menghadiri kegiatan peletakan batu pertama (ground breaking) Preservasi Jalan Paket 4 Multi Years Contract (MYC) yang digelar di Lapangan Trikora, Kelurahan Sompe, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Selasa (23/12/2025).


Kegiatan ground breaking tersebut secara resmi dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Bupati Wajo Andi Rosman, S.Sos., M.M., Wakil Bupati Wajo dr. H. Baso Rahmanuddin Makkaraka, Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, Sekda Wajo Ir. Armayani, M.Si., perwakilan KSO Nindya Karya, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan, kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel, serta unsur Forkopimda Kabupaten Wajo.
Preservasi Jalan Paket 4 MYC merupakan proyek strategis yang menargetkan peningkatan dan penanganan infrastruktur jalan penghubung antarwilayah Kabupaten Soppeng, Wajo, Barru, dan Bone dengan total panjang penanganan mencapai 286,80 kilometer.

Proyek ini akan dilaksanakan secara multiyears pada Tahun Anggaran 2025 hingga 2027.


Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa Kabupaten Wajo merupakan salah satu daerah sentra produksi pangan di Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, keberadaan infrastruktur jalan yang berkualitas menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian serta aktivitas ekonomi masyarakat.


Gubernur juga menyampaikan harapannya agar seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan dukungan masyarakat. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang persuasif dan pendekatan humanis apabila terdapat lahan masyarakat yang terdampak oleh pembangunan.


Ground breaking ini menjadi penanda dimulainya preservasi jalan provinsi di Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulsel dan pemerintah kabupaten dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.