AK77NEWS.COM — BARRU | Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., resmi meluncurkan Program DAUN HIJAU (Dedikasi ASN untuk Negeri Hijau) pada kegiatan yang digelar di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, Rabu (26/11/2025).
Program ini merupakan aksi perubahan yang digagas Sekretaris Dinas Kesehatan Barru, Dr. H. Muhammad Syukri, S.KM., M.Kes., sebagai bagian dari Project Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) LAN RI tahun 2025. Inisiatif ini menggerakkan seluruh ASN Kabupaten Barru untuk menanam minimal satu pohon produktif seperti mangga, rambutan, manggis, alpukat, sirsak, hingga kelor.
Dengan jumlah ASN lebih dari 4.000 orang, Pemkab Barru memproyeksikan lahirnya sedikitnya 4.000 pohon produktif baru yang berpotensi menambah tutupan hijau, menghasilkan buah dalam beberapa tahun mendatang, serta memperkuat mitigasi perubahan iklim di tingkat lokal. ASN juga diwajibkan memelihara pohon yang ditanam hingga besar dan berbuah.
Dalam sambutannya, Bupati Barru menyampaikan apresiasi tinggi terhadap aksi perubahan ini.
“Gerakan ini mendorong kita semua untuk bergerak bersama menjaga lingkungan. Jika setiap ASN menanam dan memelihara satu pohon, Barru akan menjadi jauh lebih hijau dan nyaman bagi generasi masa depan,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa DAUN HIJAU sejalan dengan konsep pembangunan lingkungan daerah yakni Barru Hibridah — Hijau, Bersih, Asri, dan Indah.
Sementara itu, penggagas program, Dr. Muhammad Syukri, menjelaskan bahwa DAUN HIJAU merupakan gerakan sederhana dengan dampak besar.
“Ini bukan sekadar penanaman, tetapi perubahan perilaku. ASN harus menjadi teladan. Pohon yang ditanam hari ini akan menjadi sumber oksigen, pangan, dan kesejukan di masa depan,” tuturnya.
Ia menyebut pemilihan pohon produktif merupakan strategi agar pohon tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan, Bupati Barru telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 48 Tahun 2025 mengenai kewajiban ASN menanam pohon produktif di area kantor, halaman rumah, maupun lokasi lain yang memungkinkan. Program ini juga diselaraskan dengan momentum Hari Menanam Pohon Nasional, 28 November, sebagai penguat edukasi lingkungan.
Pemerintah memastikan program ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pemeliharaan, monitoring, serta pelibatan ASN secara aktif menjadi aspek utama keberlanjutan gerakan DAUN HIJAU.
Melalui program ini, Pemkab Barru menegaskan komitmen membangun daerah yang lebih teduh, produktif, dan berketahanan iklim. Kolaborasi ASN diharapkan menciptakan lingkungan Barru yang lebih hijau untuk masa depan.
(Redaksi | AK77NEWS.COM)