BARRU, AK77NEWS.COM – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menegaskan bahwa penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 harus berorientasi pada hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Daerah Terintegrasi dengan Penyusunan APBD 2027 di Hotel Mercure, Jumat (30/10/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 170 peserta dari jajaran Pemerintah Kabupaten Barru.
Bupati menekankan lima hal utama, yakni keselarasan perencanaan dan penganggaran, optimalisasi penggunaan SIPD, peningkatan kualitas belanja daerah, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, serta penguatan sinergi antar-OPD.
“Setiap rupiah yang direncanakan dan dibelanjakan melalui APBD harus memiliki manfaat yang jelas, sasaran yang terukur, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Ina.
Ia juga meminta seluruh pimpinan OPD bekerja profesional dan mengutamakan kinerja nyata. Program pembangunan harus diarahkan pada infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, serta pengentasan kemiskinan dan pengangguran.
Bupati turut berharap kapasitas fiskal Kabupaten Barru terus meningkat. Dari postur APBD sekitar Rp766 miliar pada awal kepemimpinannya, ia menargetkan ke depan dapat menembus Rp1 triliun.
Sementara itu, Plt. Kepala BKAD Barru, Jamaluddin, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa Bimtek ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam pengelolaan keuangan daerah agar penyusunan APBD 2027 berjalan profesional, transparan, akuntabel, sesuai regulasi, dan tepat waktu.

Komentar