Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / Disparekrafpora Barru Gelar Forum Konsultasi Publik, Libatkan Camat, KONI, Pemuda, Pokdarwis hingga Pelaku Ekraf

Disparekrafpora Barru Gelar Forum Konsultasi Publik, Libatkan Camat, KONI, Pemuda, Pokdarwis hingga Pelaku Ekraf

BARRU AK77NEWS.COM -Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Barru menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Penyusunan Standar Pelayanan Publik Tahun 2026, Senin (21/09) di Lantai II Kantor Disparekrafpora Barru.

Forum Konsultasi Publik ini menjadi ruang dialog strategis untuk menghimpun masukan, saran, dan aspirasi dari berbagai unsur masyarakat terkait peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor pariwisata, kepemudaan, dan olahraga.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Barru, jajaran pengurus KONI Kabupaten Barru, perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari berbagai kecamatan, insan media, pelaku usaha ekonomi kreatif (Ekraf), unsur organisasi kepemudaan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penyusunan standar pelayanan publik tidak hanya menjadi urusan internal pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan stakeholder yang bersentuhan langsung dengan pelayanan sehari-hari.

Hadiri Puncak Pujasera Mallusetasi, Wabup Barru: Hidupkan UMKM dan Perputaran Ekonomi

Kepala Dinas Disparekrafpora Barru, Dr. H. Sukri, http://S.KM., http://M.Kes., dalam sambutannya menegaskan bahwa FKP merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, di mana setiap penyelenggara pelayanan wajib melibatkan partisipasi masyarakat dalam penyusunan standar pelayanan.

“Standar pelayanan ini bukan hanya formalitas, tetapi menjadi janji layanan kami kepada masyarakat. Olehnya itu, kami butuh masukan dari semua pihak agar standar yang kami susun benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” jelas Dr. H. Sukri.

Dalam forum tersebut, para peserta diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan pandangan, kritik, dan saran terkait standar pelayanan yang selama ini diterapkan maupun yang akan diterapkan ke depan. Mulai dari kemudahan persyaratan, kejelasan prosedur, kepastian waktu penyelesaian, kejelasan produk pelayanan, hingga mekanisme pengaduan jika terjadi kendala.

Keterlibatan Pokdarwis menjadi bagian paling penting dalam forum ini. Sebagai garda terdepan pengelola destinasi wisata di desa dan kelurahan, Pokdarwis memberikan perspektif terkait kebutuhan pengembangan sektor pariwisata, mulai dari pembinaan, promosi, hingga pendampingan pengelolaan potensi wisata lokal.

Sementara itu, kehadiran pelaku usaha ekonomi kreatif turut memberikan perspektif yang berbeda dari sisi masyarakat pelaku usaha. Mereka menyoroti pentingnya kemudahan perizinan event, dukungan promosi produk ekraf, serta fasilitasi ruang kreatif bagi pemuda.

Milad ke-28 RA Al-Ikhlas Barru, Bupati Andi Ina Tegaskan Pendidikan Akhlak Fondasi Karakter Anak Usia Dini

Unsur pemuda dan KONI juga dilibatkan sebagai kelompok strategis yang memiliki peran penting dalam pengembangan kreativitas, pembinaan atlet, serta penyelenggaraan kegiatan olahraga dan kepemudaan. Masukan dari mereka diharapkan mampu mendorong lahirnya pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan generasi muda dan insan olahraga.

Tidak kalah penting, keterlibatan insan media menjadi bagian dari komitmen Disparekrafpora dalam membangun keterbukaan informasi publik. Media memiliki peran vital sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga setiap program dan standar pelayanan dapat tersampaikan secara luas dan transparan.

Forum Konsultasi Publik tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian masukan semata, tetapi dapat menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan standar pelayanan Disparekrafpora Kabupaten Barru secara berkelanjutan.

Dengan melibatkan berbagai unsur secara partisipatif, transparan, dan akuntabel, penyusunan standar pelayanan diharapkan mampu memberikan kepastian hukum, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan pada sektor pariwisata, kepemudaan, dan olahraga di Kabupaten Barru.

“Melalui FKP ini kita ingin memastikan pelayanan yang kami berikan benar-benar partisipatif, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Barru,” tutup Dr. H. Sukri.

Pemkab Barru Serahkan Ranperda Perubahan APBD 2026 Rp872 Miliar ke DPRD

BARRU AK77NEWS.COM Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Barru menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Penyusunan Standar Pelayanan Publik Tahun 2026, Senin (21/09) di Lantai II Kantor Disparekrafpora Barru.

Forum Konsultasi Publik ini menjadi ruang dialog strategis untuk menghimpun masukan, saran, dan aspirasi dari berbagai unsur masyarakat terkait peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor pariwisata, kepemudaan, dan olahraga.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Barru, jajaran pengurus KONI Kabupaten Barru, perwakilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari berbagai kecamatan, insan media, pelaku usaha ekonomi kreatif (Ekraf), unsur organisasi kepemudaan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penyusunan standar pelayanan publik tidak hanya menjadi urusan internal pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan stakeholder yang bersentuhan langsung dengan pelayanan sehari-hari.

Kepala Dinas Disparekrafpora Barru, Dr. H. Sukri, http://S.KM., http://M.Kes., dalam sambutannya menegaskan bahwa FKP merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, di mana setiap penyelenggara pelayanan wajib melibatkan partisipasi masyarakat dalam penyusunan standar pelayanan.

“Standar pelayanan ini bukan hanya formalitas, tetapi menjadi janji layanan kami kepada masyarakat. Olehnya itu, kami butuh masukan dari semua pihak agar standar yang kami susun benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan,” jelas Dr. H. Sukri.

Dalam forum tersebut, para peserta diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan pandangan, kritik, dan saran terkait standar pelayanan yang selama ini diterapkan maupun yang akan diterapkan ke depan. Mulai dari kemudahan persyaratan, kejelasan prosedur, kepastian waktu penyelesaian, kejelasan produk pelayanan, hingga mekanisme pengaduan jika terjadi kendala.

Keterlibatan Pokdarwis menjadi bagian paling penting dalam forum ini. Sebagai garda terdepan pengelola destinasi wisata di desa dan kelurahan, Pokdarwis memberikan perspektif terkait kebutuhan pengembangan sektor pariwisata, mulai dari pembinaan, promosi, hingga pendampingan pengelolaan potensi wisata lokal.

Sementara itu, kehadiran pelaku usaha ekonomi kreatif turut memberikan perspektif yang berbeda dari sisi masyarakat pelaku usaha. Mereka menyoroti pentingnya kemudahan perizinan event, dukungan promosi produk ekraf, serta fasilitasi ruang kreatif bagi pemuda.

Unsur pemuda dan KONI juga dilibatkan sebagai kelompok strategis yang memiliki peran penting dalam pengembangan kreativitas, pembinaan atlet, serta penyelenggaraan kegiatan olahraga dan kepemudaan. Masukan dari mereka diharapkan mampu mendorong lahirnya pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan generasi muda dan insan olahraga.

Tidak kalah penting, keterlibatan insan media menjadi bagian dari komitmen Disparekrafpora dalam membangun keterbukaan informasi publik. Media memiliki peran vital sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga setiap program dan standar pelayanan dapat tersampaikan secara luas dan transparan.

Forum Konsultasi Publik tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian masukan semata, tetapi dapat menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan standar pelayanan Disparekrafpora Kabupaten Barru secara berkelanjutan.

Dengan melibatkan berbagai unsur secara partisipatif, transparan, dan akuntabel, penyusunan standar pelayanan diharapkan mampu memberikan kepastian hukum, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan pada sektor pariwisata, kepemudaan, dan olahraga di Kabupaten Barru.

“Melalui FKP ini kita ingin memastikan pelayanan yang kami berikan benar-benar partisipatif, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Barru,” tutup Dr. H. Sukri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kalender

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930