MAKASSAR AK77NEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Barru menerima bantuan buku bacaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk memperkuat budaya literasi di daerah. Bantuan tersebut akan didistribusikan kepada siswa SD dan SMP di Kabupaten Barru.
Bantuan buku diserahkan secara simbolis oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, kepada Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari usai penandatanganan Nota Kesepakatan Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa serta Sastra Indonesia dan Daerah di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (6/8/2026).
Andi Ina mengapresiasi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, atas perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Barru. Menurutnya, bantuan buku bacaan tersebut akan menjadi sarana penting untuk meningkatkan minat baca sekaligus memperkaya wawasan, imajinasi, dan karakter anak.
“Insya Allah buku-buku ini akan memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak kami, terutama melalui berbagai cerita dan bacaan yang terkandung di dalamnya,” kata Andi Ina.
Ia menegaskan Pemkab Barru siap mendukung seluruh program Kemendikdasmen yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Dalam kesempatan itu, Andi Ina juga mengungkapkan Tim Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia di Kabupaten Barru telah terbentuk dan tinggal menunggu penandatanganan surat keputusan (SK).
“Alhamdulillah tim itu sudah terbentuk di Kabupaten Barru, tinggal saya menandatangani surat keputusannya. Insyaallah segera saya tandatangani,” ujarnya.
Andi Ina meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru memastikan seluruh bantuan buku benar-benar sampai ke sekolah dan dimanfaatkan secara maksimal.
“Bantuan itu bukan hanya sekadar formalitas penyerahan. Yang kita tuntut adalah manfaatnya bagi masyarakat. Saya minta dipastikan buku-buku itu sampai ke satuan pendidikan dan dimanfaatkan dengan baik,” tegasnya.
Menurut Andi Ina, bantuan buku tersebut juga akan mendukung program literasi yang selama ini rutin digelar di Barru, salah satunya lomba mendongeng.
“Di Barru kami punya lomba dongeng. Nantinya bahan dongeng bisa berasal dari buku-buku yang diberikan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan anak-anak,” ucapnya.
Selain itu, Andi Ina menilai penguatan Bahasa Indonesia harus berjalan seiring dengan pelestarian bahasa daerah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga Aksara Lontara sebagai bagian dari identitas budaya Bugis.
“Saat menjadi Ketua DPRD Sulawesi Selatan, kami menginisiasi Perda Aksara Lontara agar warisan budaya itu tetap lestari. Penguatan Bahasa Indonesia harus berjalan beriringan dengan pelestarian bahasa dan aksara daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, Mylawati Abustan, mengatakan bantuan yang diterima berupa buku-buku cerita rakyat yang akan disalurkan ke seluruh SD dan SMP di Kabupaten Barru.
Menurutnya, buku cerita rakyat memiliki nilai edukatif karena mengenalkan budaya Nusantara, menanamkan nilai moral, sekaligus memperkuat kemampuan literasi peserta didik sejak dini.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh bantuan buku bacaan ini tersalurkan dengan baik kepada satuan pendidikan dan dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan budaya membaca serta kualitas literasi peserta didik,” ujar Mylawati.

Komentar