NEWS
Beranda / NEWS / Mahasiswa KKN Unhas Paparkan Program Literasi, Perpustakaan Desa Laguruda Disiapkan Jadi Pusat Belajar Masyarakat

Mahasiswa KKN Unhas Paparkan Program Literasi, Perpustakaan Desa Laguruda Disiapkan Jadi Pusat Belajar Masyarakat


TAKALAR, AK77NEWS.COM – Mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang bertugas di Desa Laguruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, menggelar Seminar Program Kerja di Aula Kantor Desa Laguruda sebagai langkah awal membangun kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.


Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Desa mewakili Kepala Desa, Imam Desa, para kepala dusun, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat. Seminar menjadi ruang untuk memaparkan rencana kegiatan sekaligus menyerap aspirasi agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan warga.


Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa fokus utama KKN Tematik Literasi adalah memperkuat budaya membaca melalui optimalisasi perpustakaan desa. Beragam kegiatan telah disiapkan, mulai dari membaca nyaring, cerdas mengulas buku, menulis cerita berbasis bacaan, proyek kreatif berbasis buku, kunjungan literasi bagi siswa sekolah dasar, hingga apresiasi literasi desa.


Program tersebut dirancang agar perpustakaan tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi berkembang menjadi ruang belajar yang aktif, inklusif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.


Sekretaris Desa yang mewakili Kepala Desa menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Universitas Hasanuddin yang menghadirkan program berbasis literasi. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi penguat budaya membaca apabila dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah desa, sekolah, pengelola perpustakaan, dan masyarakat.

Sekda Barru Buka Sosialisasi Pengenalan Pita Cukai, Aparatur Dibekali Cara Kenali Rokok Ilegal


“Program ini diharapkan tidak hanya berjalan selama masa KKN, tetapi juga memberi dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Laguruda,” ujarnya.
Diskusi yang berlangsung setelah pemaparan program juga berlangsung dinamis. Berbagai masukan disampaikan peserta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.


Salah satu usulan datang dari perwakilan BPD, Saharuddin. Ia menilai koleksi perpustakaan desa sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik wilayah agar lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.


Sebagai desa yang dikenal memiliki potensi budidaya rumput laut, menurutnya perpustakaan perlu menyediakan buku-buku mengenai teknik budidaya, peningkatan kualitas hasil panen, hingga pengolahan produk turunan rumput laut. Koleksi tersebut dinilai mampu menumbuhkan minat baca sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada generasi muda.
Sementara itu, Dosen Pendamping KKN Desa Laguruda, Dr. Sumarlin Rengko HR, S.S., M.Hum., menekankan bahwa keberhasilan KKN Tematik Literasi tidak hanya diukur dari banyaknya program yang terlaksana, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.


Ia mengingatkan agar seluruh kegiatan berangkat dari hasil observasi lapangan, disesuaikan dengan kebutuhan warga, serta memanfaatkan potensi lokal sebagai bagian dari penguatan literasi.
Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi fondasi penting agar gerakan literasi tetap berjalan meski masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.


Melalui seminar ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin bersama Pemerintah Desa Laguruda membangun komitmen bersama untuk menghadirkan program literasi yang berkelanjutan. Masukan yang dihimpun selama seminar akan menjadi dasar penyempurnaan program agar perpustakaan desa semakin berperan sebagai pusat pembelajaran, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan potensi lokal.

Pemkab Barru Gandeng PT Jamkrida Sulsel, UMKM hingga Kontraktor Dapat Dukungan Penjaminan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *