Herdiman Tabi pada Pemerintahan
26 Nov 2025 08:28 - 2 menit reading

Bupati Barru dan PPLH Sulawesi–Maluku Bahas Strategi Besar Penguatan Kebersihan Jelang Adipura 2026

AK77NEWS.COM — BARRU | Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menerima kunjungan Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) Sulawesi–Maluku, Dr. Azri Rasul, SKM, M.Si., MH, di Rumah Jabatan Bupati Barru, Rabu (26/11/2025). Pertemuan ini membahas langkah strategis penguatan kebijakan pengelolaan lingkungan, percepatan pembenahan kebersihan daerah, serta persiapan menghadapi penilaian Adipura 2026.

Dalam dialog tersebut, Dr. Azri menjelaskan bahwa penilaian Adipura saat ini jauh lebih ketat. Seluruh OPD dinilai berdasarkan titik-titik kewenangannya—mulai sekolah, pasar, fasilitas kesehatan, ruang publik, hingga pengelolaan sampah rumah tangga.

“Semua OPD harus terlibat. Perubahan kecil sangat berarti dan banyak yang tidak membutuhkan anggaran besar,” jelasnya.

PPLH juga mendorong pembentukan Bank Sampah Unit di desa/dusun sebagai instrumen penting untuk mengukur keterkelolaan sampah secara nyata, sekaligus menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, percepatan pembenahan TPA Barru turut menjadi perhatian, termasuk pembagian blok sel, dukungan alat berat, serta penguatan sistem pengolahan sampah.

Bupati Andi Ina menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah terhadap kebersihan. Ia menyebut penanganan sampah sebagai isu prioritas nasional yang telah ditekankan oleh Presiden RI.

“Kebersihan itu pangkal segala-galanya. Kami ingin Barru menjadi daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Bupati juga memaparkan inisiatif “Rabu Bersih”, agenda rutin penguatan kebersihan yang ia pilih untuk dapat dikontrol langsung setiap pekan.

Bupati turut menyampaikan temuannya saat sidak ke sekolah-sekolah, terutama mengenai toilet tidak layak dan lingkungan belajar yang kurang bersih.

“Ada anak perempuan menahan buang air karena kondisi toilet tidak manusiawi. Ini persoalan kesehatan reproduksi dan kualitas belajar,” ungkapnya.

Ia menekankan setiap kepala sekolah wajib memastikan kebersihan sekolah melalui pemanfaatan dana BOS maupun dukungan anggaran lainnya.

Terkait TPA, Bupati menyoroti kebutuhan alat berat yang selama ini belum memenuhi standar.

“Pekerjaan di TPA masih banyak dilakukan manual. Itu tidak mungkin efektif. Pengadaan eksavator dan bulldozer sudah saya masukkan dalam APBD 2026,” ujarnya.

Dr. Azri memastikan PPLH siap mendampingi Barru dalam penataan kebersihan, pembentukan bank sampah unit, edukasi masyarakat, hingga persiapan Adipura.

“Yang terpenting adalah komitmen daerah, dan Barru sudah di jalur yang benar,” ujarnya.

Bupati Andi Ina mengapresiasi dukungan tersebut dan menegaskan bahwa gerakan kebersihan harus menjadi budaya, bukan sekadar program.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Barru, Sekretaris DLH, Kabid Wilayah II PUSDAL LH SUMA Arniana Alwi, S.Si., M.Si., serta Fungsional Pedal PEH PUSDAL LH SUMA.

(Redaksi | AK77NEWS.COM)